nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai Bebaskan Sandera di Papua, Polisi Tarik Sebagian Pasukan dari Tembagapura

Febrianto, Jurnalis · Senin 20 November 2017 20:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 20 337 1817411 usai-bebaskan-sandera-di-papua-polisi-tarik-sebagian-pasukan-dari-tembagapura-jIz2CrgWda.jpg

Usai Bebaskan Sandera di Papua, Polisi Tarik Sebagian Pasukan dari Tembagapura 
JAKARTA - Wakapolri Komjen Syafruddin menjelaskan pasukan keamanan yang mengamankan penyanderaan di daerah Tembagapura, Timika, Papua akan ditarik sebagian. 
"Akan ditarik sebagian, ini kan hanya pengamanan di Tembagapura saja. Akan kita netralkan kembali," kata Syafruddin di Jakarta, Senin (20/11/2017).
Sebelumnya jumlah pasukan keamanan sebanyak 22 ribu personel berada di Tembagapura. Jumlah tersebut untuk kebutuhan pengamanan di Tembagapura saat peristiwa penyanderaan warga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 
Penarikan pasukan tersebut guna menghadapi Pilkada serentak pada tahun depan. Selain dari Polri, pasukan pengaman Pilkada juga diperkuat TNI.
Diketahui, Papua menjadi sorotan dalam penyelenggaraan Pilkada karena termasuk daerah rawan konflik.
Pilkada serentak 2018 diikuti 171 daerah, terdiri atas 17 provinsi, 115 kabupaten dan 39 kota. Adapun total jumlah personel yang diturunkan Polri sebanyak 962.662.
"Sebanyak 962.662 personel gabungan tersebut terdiri dari 763.633 Linmas, 163.485 Polri, dan 35.554 TNI," kata Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Lutfi Lubihanto saat Rakor Persiapan Pilkada serentak 2018 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Senin 23 September 2017.
Ia menjelaskan, ratusan ribu personel tersebut dikerahkan untuk mengatisipasi konflik horizontal baik sebelum, saat dan setelah Pilkada berlangsung. (feb)

JAKARTA - Wakapolri Komjen Syafruddin menjelaskan pasukan keamanan yang mengamankan penyanderaan di daerah Tembagapura, Timika, Papua akan ditarik sebagian. 

"Akan ditarik sebagian, ini kan hanya pengamanan di Tembagapura saja. Akan kita netralkan kembali," kata Syafruddin di Jakarta, Senin (20/11/2017).

Sebelumnya jumlah pasukan keamanan sebanyak 22 ribu personel berada di Tembagapura. Jumlah tersebut untuk kebutuhan pengamanan di Tembagapura saat peristiwa penyanderaan warga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

Penarikan pasukan tersebut guna menghadapi Pilkada serentak pada tahun depan. Selain dari Polri, pasukan pengaman Pilkada juga diperkuat TNI.

Diketahui, Papua menjadi sorotan dalam penyelenggaraan Pilkada karena termasuk daerah rawan konflik.
Pilkada serentak 2018 diikuti 171 daerah, terdiri atas 17 provinsi, 115 kabupaten dan 39 kota. Adapun total jumlah personel yang diturunkan Polri sebanyak 962.662.

"Sebanyak 962.662 personel gabungan tersebut terdiri dari 763.633 Linmas, 163.485 Polri, dan 35.554 TNI," kata Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Lutfi Lubihanto saat Rakor Persiapan Pilkada serentak 2018 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Senin 23 September 2017.

Ia menjelaskan, ratusan ribu personel tersebut dikerahkan untuk mengatisipasi konflik horizontal baik sebelum, saat dan setelah Pilkada berlangsung. (feb)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini