nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wiranto: Operasi Pengejaran Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Papua Harus Tuntas

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 20 November 2017 17:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 20 337 1817300 wiranto-operasi-pengejaran-kelompok-kriminal-separatis-bersenjata-di-papua-dilakukan-secara-tuntas-ZLG8VFYGsB.jpg Menko Polhukam Wiranto (Antara)

JAKARTA – Menko Polhukam Wiranto mengatakan operasi pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Separtisme Bersenjata (KKSB) di Papua terus dilakukan, karena dianggap meresahkan dan mengancam NKRI.

Operasi dilanjutkan setelah Tim TNI-Polri membebaskan 1.300 warga yang dilokalisasi kelompok itu di Kampung Banti dan Kimbely, Tembagapura, Mimika, Papua. Dalam aksi pembebasan tersebut, TNI menewaskan 2 anggota kelompok bersenjata dan melukai 6 orang lainnya.

Wiranto menyebutkan langkah koordinasi antara pemerintah, Polri, TNI hingga ke pemerintah daerah di Tanah Cendrawasih terus dilakukan.

"Operasi pengejaran kita akan lakukan secara tuntas, yang kita hadapi adalah kelompok bersenjata. Kita sudah satukan istilah menjadi kelompok kriminal separatisme bersenjata karena mereka memang kriminal," kata Wiranto di Kemenko Polhukam, ‎Jakarta, Senin (20/11/2017).

Mantan Panglima ABRI itu menegaskan, aksi kriminal kelompok ini telah melakukan pengancaman dan pemerasan kepada warga di sekitar lokasi tambang emas Freeport. Selain itu, kata dia, para pelaku juga tak segan-segan melakukan penyandraan dengan menggunakan senjata.

"(Mereka) mengancam rakyat memalak rakyat menyandera rakyat pakai senjata, tetapi di benaknya merupakan instrumen jadi merupakan kegiatan separatisme. Dalam konteks ini TNI juga bisa bertindak. Kita bersykur bahwa sudah ada koordinasi yang ketat baik di pusat maupun daerah. Kepolisian dan TNI," sambungnya.

"Sehingga di daerah ada satu operasi yang padu antara prajurit-prajurit Kepolisian dan TNI. Dan kita lanjutkan operasi bersama ini," tegas Wiranto.

Wiranto memastikan, tidak ada tempat bagi KKSB di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Indonesia, kata dia, merupakan negara yang merdeka dan berdaulat. Sehingga, pemerintah akan menumpas seluruh aksi separatisme lantaran kedaulatan NKRI telah final.

"(Jadi) tugas kita bersama untuk menjaga keutuhan wilayah Indonesia. Sehingga kalau ada yang menganggu, harus kita hadapi dengan keras dan tegas. Tidak kompromi masalah itu‎," tandasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini