Buka Munas Ke-10 KAHMI, Jokowi: Saya Hadir di Tengah-Tengah Orang Hebat!

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Sabtu 18 November 2017 04:07 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 18 337 1816216 buka-munas-ke-10-kahmi-jokowi-saya-hadir-di-tengah-tengah-orang-hebat-XgssD3eFmJ.jpg Presiden Jokowi menghadiri Munas KAHMI (Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka musyawarah nasional (Munas) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Kepala Negara mengapresiasi peran kader-kader alumni HMI dalam membangun negeri. Menurutnya, alumni dari organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia ini merupakan orang-orang yang handal di segala bidang.

"Saya sangat senang, sangat berbahagia sekali dapat hadir di tengah-tengah anggota KAHMI karena artinya saya hadir di tengah-tengah orang-orang hebat, orang-orang pintar, tokoh-tokoh yang handal di segala bidang," kata Jokowi dari keterangan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin‎, Jumat (16/11/2017) malam.

 

Presiden Jokowi juga meyakini jika semangat membangun negeri tersebut merupakan warisan ilmu dari salah satu pendiri KAHMI Prof. Lafran Pane yang telah ditetap pemerintah beberapa waktu lalu.

Sementera itu, Presidium Majelis Nasional KAHMI Mahfud MD pun menyatakan tekad dan kesetiaan para anggota KAHMI untuk ikut membantu pemerintah membangun Tanah Air.

Ia menegaskan, KAHMI bukan merupakan organisasi partai politik. Sehingga tidak akan berafiliasi dengan partai politik mana pun.

"KAHMI bukan organisasi politik, karenanya KAHMI tidak berafiliasi ke partai politik manapun. Kesetiaan KAHMI adalah kesetiaan kepada NKRI. Karena KAHMI juga turut membangun dan menikmati berkat Allah yang ditumpahkan kepada Indonesia ini melalui NKRI," ujar Mahfud MD.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, serta Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini