nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai Berikan Nama Pesawat N219, Presiden Jokowi: Harus Bisa Dipasarkan!

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 10 November 2017 13:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 10 337 1811805 usai-berikan-nama-pesawat-n219-presiden-jokowi-harus-bisa-dipasarkan-BYnOlG9SCr.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan nama Pesawat N219 dengan nama‎ N‎urtanio P‎ringgoadisuryo. Adapun alasan pemberian nama tersebut lantaran ‎Nurtanio Pringgoadisuryo merupakan sosok Laksamana Muda Udara Anumerta ‎yang merupakan perintis industri penerbangan Indonesia.

Laksamana Muda Udara Anumerta‎ Nurtanio Pringgoadisuryo juga merupakan orang yang membuat pesawat pertama all metal dan fighter Indonesia yang diberi nama Sikumbang.‎

 (Baca juga: Jokowi Luncurkan Pesawat N219 Karya Anak Bangsa yang Diberi Nama Nurtanio Pringgoadisuryo)

Presiden Jokowi mengatakan, Pesawat Nurtanio harus dapat masuk ke proses selanjutnya, yakni proses bisnis. ‎Menurut dia, pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (DI) yang bekerjasama dengan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) itu harus dapat dipasarkan. ‎

"‎Kalau sudah selesai, artinya proses selanjutnya proses bisnis, harus bisa dipasarkan, harus bisa masuk ke komersial, harus bisa masuk ke dunia industri," kata Jokowi di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (10/11/2017). ‎

Kepala Negara berharap, ‎pesawat Nurtanio dapat berkembang dan banyak peminat dalam dunia penerbangan. Presiden Jokowi juga tak mempermasalahkan kebutuhan anggaran dalam pembuatan pesawat karya anak bangsa itu.

"‎Artinya memang harus ada yang beli sehingga industri pesawat kita berkembang‎," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sebelumnya, Pesawat Nurtanio telah mengudara untuk pertama kalinya di Landasan Pacu Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, pada Rabu 16 Agustus 2017.

Pesawat ini memiliki kapasitas‎ 19 penumpang dan digerakkan dengan dua mesin turboprop produksi Pratt and Whitney. Pesawat Nurtanio‎ ini mampu terbang dan mendarat di landasan pendek sehingga mudah beroperasi di daerah terpencil.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini