Jika Keluar dari Koalisi, PAN Dinilai Lebih Diuntungkan

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 10 November 2017 05:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 10 337 1811631 jika-keluar-dari-koalisi-pan-dinilai-lebih-diuntungkan-awwsZqBSbs.jpg ilustrasi

JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengeluarkan pernyataan keras dengan meminta partai berlambang matahari ini keluar dari koalisi pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menilai masukan dari mantan Wakil Ketua MPR dirasa tepat. Bahkan, kata Pangi, jika PAN keluar dari koalisi justru lebih mengungtungkan partai itu sendir.

"Lebih menguntungkan secara elektoral PAN keluar dari koalisi pemerintah," kata Pangi kepada Okezone, Jakarta, Kamis (9/11/2017).

(Baca Juga: Bila PAN Keluar Koalisi, Hanura: Tak Ada Pengaruh)

Saat ini, sambungnya, posisi PAN juga tidak menguntungkan, pasalnya partai tersebut hanya meraih satu kursi menteri yakni, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi Indonesia (Menpan-RB), Asman Abnur.

"Hanya satu kursi menteri dan anggaran yang dikelola oleh Kemenpan RB juga tak banyak," ujar Pangi.

Tak hanya itu, dengan keluarnya PAN, Pangi menilai justru akan menguntungkan dalam perhelatan pesta demokrasi tahun 2019 mendatang. Mengingat, ketika berada di garis pemerintahan, Pangi menyebut PAN justru seakan terkekang.

"Namun tersandera menyuarakan hak hak rakyat dan tidak efektif sebagai penyambung lidah rakyat," jelas Pangi.

PAN sendiri kerap bertentangan dengan sikap dari pemerintahan dibawah komando Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Terkahir, partai yang diketuai oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan itu menolak UU Ormas di DPR.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini