nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Hanya Konvensional, Angkutan Online Juga Wajib Ikut Uji KIR

Ahmad Sahroji, Jurnalis · Selasa 07 November 2017 06:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 06 337 1809449 tak-hanya-konvensional-angkutan-online-juga-wajib-ikut-uji-kir-AasRvdR01n.jpg Ilustrasi uji berkala kendaraan bermotor (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Sub Direktorat Angkutan Orang, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Syafrin Liputo mengatakan, berdasarkan peraturan Kementerian Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 ditetapkan bahwa moda transportasi berbasis aplikasi akan dilaksanakan uji KIR.

"Nah salah satu pengaturan di dalamnya adalah terkait dengan pelaksanaan uji KIR, kita pahami bersama bahwa pelaksanaan uji KIR tujuannya dalam rangka menjamin keselamatan dari pelaksanaan penyelenggaraan angkutan di Indonesia," kata Syafrin kepada wartawan.

Pelaksanaan uji KIR angkutan online, lanjut Syafrin, tidak dilakukan dengan cara "ketrik" atau ketok, melainkan dengan cara emboss.

"Nah mekanisme emboss sendiri adalah bahwa ada pelat khusus untuk emboss ini, kemudian itu diberi tanda, kemudian ditempelkan ke rangka kendaraan tersebut. Jadi tidak rangkanya yang diketok," tambah dia.

Sebagai penyedia layanan transportasi umum, kata Syafrin, setiap pengemudi angkutan berbasis aplikasi wajib mengikuti uji KIR. "Wajib untuk mereka mengikuti KIR, karena yang bersangkutan sudah menjadi penyedia layanan transportasi umum," imbuh dia.

"Peraturan menteri perhubungan ini yang diatur adalah angkutan sewa khusus, artinya khusus untuk pengendara roda empat yang digunakan untuk angkutan online," pungkas dia.

(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini