nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren, 3 Tahun Kinerja Jokowi-JK Diabadikan dalam Buku 'Wujud Kerja Nyata'

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 06 November 2017 16:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 06 337 1809299 keren-3-tahun-kinerja-jokowi-jk-diabadikan-dalam-buku-wujud-kerja-nyata-410n1KE3ux.jpg Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Antara)

JAKARTA - Nawa Cita Institute menerbitkan buku tiga tahun kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Buku berjudul 'Wujud Kerja Nyata' itu diluncurkan guna mencatat apa saja yang telah dikerjakan keduanya dalam tiga tahun kepemimpinan.

Ketua Umum Nawa Cita Institute Suryo Atmanto mengatakan, penerbitan buku ‘Wujud Kerja Nyata’ dilakukan sekaligus untuk memastikan sembilan program kerja pemerintahan Jokowi-JK terus berjalan. Sebab, program kerja nawa cita berasal dari lubuk hati yang paling dalam.

"‎Karena hati nurani untuk membagun Indonesia itu sudah niat suci," kata Suryo dalam sambutannya dsaat peluncuran buku ‘Wujud Kerja Nyata’ di Perpustakaan Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2017).

Menurut dia, angka sembilan dalam program nawa cita itu merupakan angka yang suci. Mulai dari adanya Wali Songo atau sembilan wali yang menyebarkan Islam di Indonesia. Selain itu, angka sembilan juga terdapat dalam kalimat Indonesia.

"Dalam peluncuran buku ini Pak Jokowi sudah 3 tahun. Karya nyatanya sudah seabrek. Ini baru 3 tahun belum genap 5 tahun. Itu pun kalau dianalisa ketidakcapaian sampai 3 tahun ini bukan semata mata karena tidak profesional tapi juga karena banyak intrik yang perlu dihadapi," ujarnya.

Suryo melanjutkan, salah satu problem dalam jalannya Kabinet Kerja Jokowi-JK adalah ego sektoral dan saling tumpang tindih di kementerian. Sebab itu, dalam buku Wujud Kerja Nyata ‎ini akan memaparkan apa saja torehan dan masukan untuk pemerintah.

"Dalam survei juga diketahui telah puas terhadap kinerja 3 tahun Jokowi-JK. Survei mengatakan bahwa 62 persen rakyat Indonesia puas. Lalu 93 persen wilayah NKRI sudah menjadi terang. Elektrisasinya menurut saya sudah mencapai sempurna," kata Suryo.

Suryo menambahkan, sebanyak 57,6% masyarakat Indonesia telah puas terhadap kinerja pemerintah berdasarkan survei Polmark. Pasalnya, di era Presiden Jokowi diketahui telah berhasil menguasai 51% sahan Freeport.

"Memang‎ perfumbuhan ekonomi masih rendah. Karena ini efek makro . Lalu logistik. Walaupun sudah dibangun sarana jalan, tapi kenyataannya logistik masih mahal dibanding negara lainnya," ucap Suryo.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini