nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantap! Survei CSIS, Partai Perindo Masuk Lima Besar di Kalangan Pemilih Milenial

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 03 November 2017 16:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 03 337 1807939 mantap-survei-csis-partai-perindo-masuk-lima-besar-di-kalangan-pemilih-milenial-ugr9UtyNKP.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Partai Perindo masuk ke dalam urutan lima besar partai politik (Parpol) yang bakal dipilih oleh pemilih milenial. Hal itu ditunjukkan dari hasil survei yang dilakukan oleh Center for Strategic and International Studies (CSIS).

Peneliti CSIS Arya Fernandes mengatakan, pihaknya melihat ada perebutan pengaruh parpol ke kalangan kaum milenial. Kata dia, PDI Perjuangan masih menempati posisi teratas di antara parpol lainnya dengan nilai 26,5 persen.

"Meski keunggulanya tak sedominan di non milenial sebanyak 36,9 persen, tingkat elektabilitas PDIP di mata generasi milenial masih cukup tinggi," kata Arya di Kantor CSIS, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2017).

Ia menjelaskan, PDI Perjuangan ditempel ketat oleh Partai Gerindra, di mana mereka mendapat nilai sebesar 17,8%, selanjutnya ada Partai Demokrat 13,7 %, Partai Golkar 10,7 %, dan Partai Perindo 4,5 %.

Partai besutan Hary Tanoesodibjo itu meninggalkan parpol-parpol yang notabenenya merupakan partai lama, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 4,2 %, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 3,7 %, Partai Nasdem 3,5 %, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1,7 %, Partai Amanat Nasional (PAN) 1,3 %, dan Hanura 0,8 %.

Menurutnya, melejitnya nama Perindo di kalangan generasi milenial dikarenakan peran serta dari Ketua Umumnya. Sebab, Hary Tanoesodibjo merupakan bos terbesar media massa di jaringan Tanah Air, sehingga partai berlambang Rajawali itu kian tertancap di benak hati masyarakat.

"Perindo diuntungkan dengan penetrasi media massa yang memiliki jaringan di seluruh Tanah Air," kata Arya.

Sekedar informasi, ada 600 sampel yang dipilih secara multistage random sampling dari 34 provinsi di Indonesia. Responden generasi milenial adalah masyarakat Indonesia yang sudah memiliki hak pilih dalam pemilu dan berusia 17-29 tahun.

Margin of error survei ini sebesar +/- 4 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dan quality control-nya 20 persen sampel melalui spotcheck dan 50 persen diverifikasi via telepon.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini