Terkuak! Penyebar Konten Pornografi Gay Pernah Ikut Pencarian Bakat Penyanyi Dangdut

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 03 November 2017 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 03 337 1807810 terkuak-penyebar-konten-pornografi-gay-pernah-ikut-pencarian-bakat-penyanyi-dangdut-4gk1egp0VX.jpg Barang bukti kasus pornografi. (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)

JAKARTA – Jajaran Direktorat Tindak Pidana (Ditipid) Siber Bareskrim Polri menangkap seorang pria, Taufik Gani (22) yang merupakan penyebar konten pornografi sesama jenis dan melakukan penghinaan terhadap Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan artis di media sosial Facebook (FB) dan Instagram.

Berdasarkan penelusuran dari akun Facebook pelaku dengan nama Taufik Gani, terkuak bahwa pria yang memiliki badan atletis itu ternyata pernah mengikuti sebuah acara realitas musik dan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tingkat Asia yang diselenggarakan salah satu stasiun televisi swasta.

Hal tersebut terlihat dari foto profile picture Taufik Gani yang mengenakan kemeja putih dengan mengalungkan name tag di lehernya. Dengan tersenyum, ia juga memamerkan sebuah kertas yang bertuliskan "Golden Ticket".

 

Tak hanya itu, dalam akun FB Taufik Gani, terdapat pula sebuah unggahan video yang menghina Presiden Jokowi dan Artis Ayu Ting Ting terkait dengan pamer kekayaan.

Sementara itu, dalam akun Instagram Taufik Gani yang menggunakan nama taufikganitaufikgani, ia pernah mengikuti ajang Finalis Mister Youth. Hal itu terbukti dari unggahan beberapa fotonya. Dalam posting-an itu, Taufik tampak memamerkan badan atletisnya di atas sebuah panggung.

(Baca Juga: Polisi Tangkap Penyebar Konten Pornografi Sesama Jenis di Sarinah)

Dalam kasus ini, Kasubag Ops Satgas Patroli Ditipid Siber Bareskrim Polri AKBP Susatyo Purnomo mengungkapkan bahwa Taufik ditangkap penyidik di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat pada Selasa 31 Oktober 2017.

(Baca Juga: Terungkap! Penyebar Konten Pornografi Sesama Jenis Juga Hina Presiden Jokowi dan Artis)  

"Melalui akun Facebook dan Instrgramnya, Taufik Gani telah distribusikan konten asusila sesama jenis," kata Susatyo dalam jumpa pers di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Jumat (3/11/2017).

Susatyo menyebut bahwa modus dari Taufik menyebarkan konten itu hanya sebatas untuk mengajak para kaum sesama jenis untuk berkencan dan bersenang-senang olehnya melalui postingan di media sosial. Bahkan, dalam mengajak penyuka sesama jenis 'bercinta' Taufik juga mencantumkan nomor handphone-nya.

"Jumlah followers media sosial Taufik Gani sendiri cukup banyak, untuk Facebook sebanyak 39.950 pengikut, dan lnstagram, 1.976," ujar dia.

Saat ini pelaku dibantarkan penahanannya di RS Polri lantaran ketika dilakukan penangkapan, pelaku meronta-ronta kesakitan. Dia mengatakan bahwa dirinya menderita penyakit HIV/AIDS.

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 29 undang-undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250 juta dan paling banyak Rp6 miliar.

Ia juga dijerat Pasal 45 ayat (1) dan atau pasal 45A ayat (2) Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang lnformasi dan Transaksi Elektronik dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini