nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Hanya Meme Setnov, 4 Pembuat Foto Ini Juga Penah Berurusan dengan Polisi

Ahmad Sahroji, Jurnalis · Jum'at 03 November 2017 06:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 02 337 1807450 tak-hanya-meme-setnov-4-pembuat-foto-ini-juga-penah-berurusan-dengan-polisi-eWpl02NwbJ.jpg Ilustrasi (Foto:IST)

JAKARTA - Kebebasan berekspresi sering kali dianggap menabrak norma dan nilai yang berlaku di masyarakat. Kreatifitas yang seharusnya disyukuri dengan menelurkan karya yang baik dan bertanggung jawab, tak jarang malah dipakai untuk menghina bahkan menyebarkan kebencian.

Seperti yang baru ini terjadi, Polisi menangkap seorang perempuan bernama Dyann Kemala Arrizzqi (29) lantaran diduga telah memfitnah Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov). Dyann dianggap telah membuat meme Setnov saat dirawat di Rumah Sakit (RS) yang dinilai menghina.

Berikut 5 foto meme penghinaan dan ujaran kebencian yang berujung pidana.

1. Edit Foto Jokowi

Lantaran menyebarkan kebencian dan penghinaan, pria asal Agam Sumatera Barat, Ropi Yatsman harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim pada 27 Februari 2017, lantaran mengedit foto Presiden Joko Widodo menjadi bahan lelucon dan mengunggahnya di Facebook.

Meme-meme editan foto Jokowi tersebut diunggah Yopi melalui akun Facebook Agus Hermawan dan Yasmen Ropi. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Informasi dan Transasksi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008 dan atau Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 207 KUHP dan Pasal 208 KUHP dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.

2. Edit Foto Jokowi dan Megawati

Nama M Arsad pernah bikin geger tahun 2014 lalu. Dia membuat foto editan gambar Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berbuat tak senonoh. Foto itu disebar luas di Facebook.

Aksi pemuda penjual sate ini nyaris berujung pidana. Dia sudah dijemput polisi dan bakal diproses hukum.

Saat itu publik bereaksi keras atas penangkapan M Arsad. Muncul gerakan membela Arsad supaya tak diproses hukum. Tak sedikit politikus dari kubu lawan menyerang Presiden Jokowi. Akhirnya kasus ini berujung damai. Ibu M Arsad datang ke Istana memohon agar anaknya tak dihukum.

Presiden Joko Widodo akhirnya memaafkan ulah tukang tusuk sate yang menghinanya di Facebook.

3. Edit foto meme Anggota Polantas

Imelda Syahrul, office boy di sebuah bank di Ponorogo, Jatim, dilaporkan oleh anggota polisi karena memposting meme sindiran untuk anggota polantas. Isinya adalah editan foto Bripda Aris Kurniawan, salah seorang anggota Satlantas Polres Ponorogo saat sedang bertugas. Foto tersebut diambil ketika polisi menggelar operasi.

Foto itu kemudian diedit dengan penambahan kacamata pink dan kata-kata sindiran yang menyudutkan anggota polisi lalu lintas. Kalimatnya dibungkus dalam sebuah kotak percakapan seolah-olah sang polisi sedang menghubungi istrinya.

Fotonya diduga melecehkan pribadi dan institusi polri. Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan Pasal 32 ayat 1 UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana penjara 8 tahun dan atau denda Rp 2.000.000.000.

4. Edit foto Kapolri dan Wakapolri

Tak luput dari sasaran tangan jahil netizen, foto Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Wakapolri Komjen Syafruddin juga pernah diedit seolah-olah mengenakan topi khas sinterklas. Foto itu dipastikan palsu dan polisi sedang memburu orang yang membuatnya.

Foto yang semula asli tersebut kemudian diedit sedemikian rupa hingga muncul topi merah khas sinterklas yang seolah-olah sedang dikenakan oleh dua pimpinan Polri tersebut. Pengedit foto ini juga membubuhkan kalimat 'Mari Dukung Kapolri Ngantor Pake Topi Santa!!!' di bagian atas artikel.

5. Edit meme Setnov

Terbaru Polisi menangkap seorang perempuan bernama Dyann Kemala Arrizzqi (29) lantaran diduga telah memfitnah Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov). Dyann dianggap telah membuat meme Setnov saat dirawat di Rumah Sakit (RS) yang dinilai menghina.

Dyann diringkus polisi dirumahnya yang berada di Duta Garden Blok F8 No. 1, Benda Tangerang. Dia ditangkap sekira pukul 22.30 WIB, Selasa 31 Oktober 2017.

Dyann sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dianggap menyebarkan meme tersebut di media sosial instagram melalui status di akunnya bernama Dazzlingdyan pada 7 Oktober lalu. Dia menyebarkan meme yang diunggah pertama kali oleh akun instagram lain.

(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini