nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nah, Polisi Dalami Keterlibatan WNI yang Ditangkap di Marawi dengan Bom Thamrin

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 02 November 2017 17:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 02 337 1807288 nah-polisi-dalami-keterlibatan-wni-yang-ditangkap-di-marawi-dengan-bom-thamrin-LPprocdMx7.jpg Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Martinus Sitompul (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polisi tengah mendalami adanya dugaan keterlibatan merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Muhammad Ilham Sahputra (32) yang ditangkap Kepolisian Filipina dalam aksi teror di Thamrin, Jakarta Pusat, atau dikenal "Bom Thamrin".

Ilham sendiri ditangkap otoritas Filipina lantaran diduga terkait dengan kelompok militan Maute. Aparat keamanan Filipina sendiri berhasil memberangus kelompok berbahaya itu di Marawi, Filipina Selatan.

"Hubungan antara kelompok Bom Thamrin dan yang ada di Filipina Selatan ini menjadi satu. Tapi apakah saudara Ilham Shaputra ini pernah melakukannya nanti kami dalami lagi," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, di Mabes Polri,Jakarta Selatan, Kamis (2/11/2017).

(Baca Juga: Granat dan Pistol Diamankan saat Penangkapan WNI di Marawi)

Dalam penangkapan Ilham, kepolisian Filipina berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, granat, pistol, paspor Indonesia atas nama KH, dan beberapa lembar mata uang asing.

Martinus mengamini bahwa kelompok Bom Thamrin terkait dengan yang ada di Filipina Selatan. Pasalnya, lanjut Martinus, dari informasi menyatakan bahwa ada pengiriman logistik, pertukaran informasi dan pelatihan bersama antar jaringan ini.

"Itu yang saya katakan tadi hubungan antara kelompok Bom Thamrin dan yang ada di Filipina selatan ini menjadi satu," ujar Martinus.

Aksi bom bunuh diri di Kawasan Sarinah Thamrin sendiri terjadi pada Januari 2016 lalu. Setidaknya, dalam aksi teror ini delapan orang melayang nyawanya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini