nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Undang Pemred Media Nasional ke Istana, Presiden Jokowi Sampaikan Capaian Kinerja Selama 3 Tahun

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 30 Oktober 2017 18:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 30 337 1805245 undang-pemred-media-nasional-ke-istana-presiden-jokowi-sampaikan-capaian-kinerja-selama-3-tahun-gpDXLUsqIk.jpg Presiden Jokowi (Foto: Ist)

JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang pemimpin redaksi (pemred) dari sejumlah media nasional di Indonesia ke Istana Merdeka. Dalam pertemuan itu, Kepala Negara memaparkan capaian kinerja pemerintah yang telah memasuki usia tiga tahun.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Teten Masduki mengatakan, Presiden Jokowi juga menjelaskan pelbagai program kerja yang akan berubah pada 2018. Di antaranya, Kementerian Pertanian‎, Kementerian PUPR, hingga dana desa.

"Di dalam ratas (rapat terbatas) lalu, sudah diminta oleh Presiden agar betul-betul diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja," kata Teten di Kompleks Istana Kepresidenan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).

Presiden Jokowi ingin program kerja pemerintah dikelola swadaya oleh masyarakat. Yakni dengan menekankan sejumlah program padat karya untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

"Sehingga masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan, dapat upah, sehingga daya beli masyarakat menguat. Nah, khusus dana desa, selain diarahkan untuk menyelesaikan masalah kemiskinan, desa juga menciptakan minimun satu desa 200 orang terserap dari program-program pemerintah," jelasnya.

Teten melanjutkan, program kerja perubahan itu tengah dikonsolidasikan bersama Kementerian Keuangan yang nantinya akan langsung dilaksakan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018.

"‎Prosesnya sudah dilakukan. Kalau dana desa sudah sangat jelas, ada Kemen Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian dan program-program kementerian lain yang akan dilihat bisa dikerjakan secara swakelola dan dikerjakan padat karya," katanya.

Ia berharap, fokus program kerja padat karya yang dilakukan pemerintah dapat menyerap banyak tenaga kerja. Sehingga, ke depan program kerja pemerintah pusat tidak boleh lagi dikontrakkan kepada perusahaan swasta.

"‎Jadi, memang betul-betul dana desa itu (menyelesaikan) masalah kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan diharapkan tumbuh kekuatan ekonomi produktif," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini