Share

Jalankan Amanat Jokowi, Din Syamsudin Ajak PGI Ciptakan Kerukunan Antarumat Beragama

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 30 Oktober 2017 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 30 337 1805152 jalankan-amanat-jokowi-din-syamsudin-ajak-pgi-ciptakan-kerukunan-antarumat-beragama-tEbIDOJCpn.jpg Din Syamsudin mengunjungi PGI, Senin 30 Oktober 2107. (Foto: Fadel P/Okezone)

JAKARTA - Sebagai negara majemuk, kerukunan hidup antarumat beragama di Indonesia terjalin baik. Meski demikian, suasana genting di antara beberapa agama tidak dapat dielakkan.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin menilai, ketegangan yang paling mencolok adalah antara umat Islam dan Kristiani. Penyebabnya, jumlah populasi mereka yang menjadi mayoritas di Indonesia.

Meski demikian, Din optimistis keharmonisan antarumat beragama akan tetap terjaga mengingat masyarakat Indonesia lebih mengedepankan unsur dialog atau mencari jalan tengah tatkala terjadi suatu konflik yang disebabkan oleh permasalahan agama.

"Secara relatif saya berpendapat kerukunan antarumat beragama di Indonesia relatif baik. Itu terbangun sejak dulu, terutama karena agama di Indonesia mengembangkan wawasan sekaligus watak yang mengambil jalan tengah. Oleh karena itu, harus kita rajut baik sebagai pasangan agama kita masing-masing maupun sebagai pesan dari konstitusi kita seperti Bhinneka Tunggal Ika," jelas Din, saat bertandang ke Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), di Graha Oikoumene, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).

Kunjungan Din sendiri merupakan agenda pertama yang dijalaninya setelah ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar-Agama dan Peradaban pada Selasa, 23 Oktober 2017. Menurut Din, kedatangannya dimaksudkan untuk menampung aspirasi dari tokoh agama kristiani. Hal itu agar tercipta suatu formulasi khusus dalam mewujudkan kerukunan dan perdamaian antarumat beragama di Tanah Air untuk dipromosikan ke luar negeri.

"Saya datang untuk mendapatkan dukungan sekaligus pikiran-pikiran dari PGI untuk tugas kami nanti sebagai utusan khusus presiden," imbuh Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

Ketua PGI, Pendeta Henriette Hutabarat Lebang menyambut baik inisiatif Din. Ia menyebut, kerjasama antaragama dan peradaban ini sangat strategis terutama untuk membangun kebersamaan dalam masyarakat Indonesia.

"Kita semua mempunyai tanggung jawab untuk merawat kemajemukan yang merupakan anugerah Allah. Ini sungguh kekayaan yang luar biasa yang Tuhan percayakan kepada kita," jelasnya.

Pendeta Henriette juga berharap agar Din dapat menjalankan amanat yang dipercayakan kepada dirinya dengan sebaik mungkin. Dengan begitu, perdamaian antarumat beragama bakal menjadi kenyataan di Tanah Air.

"Kami dari PGI tetap mendoakan pak Din Syamsuddin untuk dapat menuntaskan tugasnya yang sangat penting ini," tukasnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini