nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bukan Indonesia, Ini Negara dengan Kekayaan Bahasa Terbanyak

Yudhistira Dwi Putra, Jurnalis · Selasa 31 Oktober 2017 08:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 30 337 1805135 bukan-indonesia-ini-negara-dengan-kekayaan-bahasa-terbanyak-qzJa9Weg0H.jpeg

JAKARTA - Bahasa merupakan salah satu bentuk kekayaan sebuah bangsa. Secara budaya, kekayaan bahasa jadi refleksi keberagaman budaya dalam sebuah bangsa. Secara historis, bahasa dapat dimaknai sebagai panjangnya garis sejarah dalam sebuah perjalanan bangsa.

Lebih dari itu, bahasa merupakan representasi dari karakter sebuah bangsa. Bahkan, sebuah pepatah lama menyebut "bahasa menunjukkan bangsa." Jika dimaknai lebih dalam, bahasa berkaitan erat dengan kehidupan berbangsa dan negara, baik itu dari sisi budaya, sejarah dan keseharian.

Terkait itu, Okezone paparkan negara-negara di dunia yang memiliki kekayaan bahasa terbanyak.

1. Indonesia

Sebagai sebuah bangsa yang terdiri dari begitu banyak adat dan budaya serta sejarah yang panjang, Indonesia memiliki jumlah kekayaan bahasa yang sangat banyak. Berdasar data terakhir yang dihimpun dari Pusat Pengembangan dan Perlindungan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, Indonesia memiliki 733 bahasa.

Angka tersebut didapat berdasar akumulasi persebaran bahasa daerah per provinsi. Sepanjang tahun 1991 hingga 2017, Pusat Pengembangan dan Perlindungan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa telah memvalidasi sebanyak 652 bahasa daerah dari 2.425 daerah pengamatan.

"Bahasa daerah telah diidentifikasi dan divalidasi sebanyak 652 dari 2.452 daerah pengamatan," kata Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Dadang Suhendar.

Menurut Dadang, pihaknya akan terus melakukan pengamatan ke lebih banyak daerah dan wilayah di nusantara. Maka dari itu, menurutnya masih ada kemungkinan pertambahan jumlah bahasa di Indonesia.

Meski begitu, data lain menunjukkan bahwa sebanyak 98 bahasa lokal terancam punah akibat derasnya pengaruh budaya global dan rendahnya tingkat penggunaan bahasa lokal dan bahasa asli bangsa dalam keseharian masyarakat.

2. Nigeria

Di Nigeria, bahasa Inggris menjadi bahasa resmi negara. Namun, kekayaan Nigeria dalam hal kepemilikan bahasa menjadikan negara ini sebagai salah satu negara dengan keberagaman tutur di seluruh negeri.

Sebagai negara persemakmuran Inggris, penggunaan bahasa Inggris cukup sakral di Nigeria. Dari 526 bahasa yang dimiliki, Nigeria tetap menggunakan bahasa Inggris dalam agenda-agenda resmi semisal urusan kenegaraan dan pemerintahan.

Adapun bahasa lokal yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Nigeria adalah bahasa Igbo dan Yoruba.

3. India

Untuk urusan kekayaan bahasa, India merupakan salah satu yang terbesar dari beberapa negara di dunia. Untuk bahasa resminya saja, India memiliki dua bahasa resmi, yakni Hindi dan Inggris. Hal tersebut merupakan buntut dari penjajahan yang sempat dilakukan Inggris atas India.

India sendiri diketahui memiliki jumlah bahasa sebanyak 454. Terkait penggunaan bahasa sehari-hari, bahasa Hindi menjadi bahasa yang paling banyak digunakan masyarakat.

4. Amerika Serikat

Tak sebanyak jumlah bahasa Indonesia, Nigeria dan India. Amerika Serikat hanya memiliki 422 bahasa. Kekayaan bahasa di Amerika Serikat nyatanya berkaitan erat dengan tingginya angka imigrasi negeri ini.

Dari 422 bahasa, sebanyak 211 merupakan bahasa yang dibawa oleh para imigran yang memasuki negeri dalam sepanjang sejarah perjalanan bangsa.

Bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Amerika Serikat. Sebanyak 80 persen penduduk Amerika Serikat bahkan diketahui hanya menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupah harian mereka.

5. Papua Nugini

Bukan Indonesia, bukan India, apalagi Jepang ataupun Spanyol. Papua Nugini merupakan negara dengan kekayaan jumlah bahasa terbanyak di dunia dengan jumlah bahasa sebanyak 839.

Saking kayanya jenis bahasa di Papua Nugini, jumlah bahasa di negara ini disebut-sebut dua kali lebih banyak ketimbang seluruh bahasa yang digunakan di Eropa.

Banyaknya jumlah bahasa yang dimiliki Papua Nugini berbuah pada keberagaman penuturan sehari-hari masyarakatnya. Bayangkan, setiap jenis bahasa hanya digunakan oleh kurang dari seribu orang.

Adapun bahasa resminya, Papua Nugini menggunakan bahasa resmi yang disebut Tok Pisin.

(ydp)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini