nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dugaan Pelanggaran Administratif Calon Peserta Pemilu 2019, Bawaslu Jadwalkan Sidang Mulai Pekan Depan

Reni Lestari, Jurnalis · Sabtu 28 Oktober 2017 12:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 28 337 1804115 dugaan-pelanggaran-administratif-calon-peserta-pemilu-2019-bawaslu-jadwalkan-sidang-mulai-pekan-depan-BNni5tybqQ.jpg Komisioner Bawaslu, Fritz Edward (Foto: Okezone/Reni Lestari)

JAKARTA - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar menyatakan pihaknya telah menerima 10 laporan dugaan pelanggaran proses administratif oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kesepuluh laporan tersebut diajukan oleh sembilan Parpol yang tidak lolos proses administrasi di KPU.

"Bawaslu siap menyidangkan 10 laporan dari 9 Parpol yang telah mengajukan permohonan pelanggaran administrasi ke Bawaslu, kami akan melakukan persidangan secara terbuka," kata Fritz dalam sebuah diskusi di Bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10/2017).

Rangkaian persidangan akan dimulai Rabu 1 November 2017. Sementara, berdasarkan ketentuan perundang-undangan, Bawaslu wajib memutus perkara maksimal 14 hari sejak laporan diregistrasi. Artinya, Bawaslu akan melakukan marathon sidang mulai 1 hingga 13 November 2017.

"Resiko kalau sidang sampai malam, itu sudah resiko kareba tenggang waktunya harus 14 hari kerja, jadi enggak ada pilihan," ujarnya.

Dalam persidangan dugaan pelanggaran administrasi tersebut, Bawaslu bertindak sebagai hakim pemutus yang nantinya akan menentukan apakah pemohon yakni berhak diloloskan KPU ke tahap selanjutnya.

Diketahui, setelah pendaftaran calon partai peserta Pemilu 2019 ditutup, KPU menyatakan 14 partai politik memenuhi kelengkapan persyaratan dokumen, sementara 13 lainnya didiskualifikasi karena tak memenuhi.

Dari 13 parpol yang dinyatakan tak legkap dokumen syaratnya, sembilan diantaranya membawa perkara tersebut ke Bawaslu, termasuk diantaranya Partai Idaman, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indoneia (PKPI).

(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini