Ketika Anggota DPR Curhat Ruang Kerjanya Kalah Besar Dibandingkan Lurah dan Camat

Bayu Septianto, Okezone · Kamis 26 Oktober 2017 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 26 337 1802724 ketika-anggota-dpr-curhat-ruang-kerjanya-kalah-besar-dibandingkan-lurah-dan-camat-GrWnyVOkvu.jpg Ilustrasi

JAKARTA – Rapat paripurna DPR telah mengesahkan alokasi anggaran proyek pembangunan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018. Pengesahan ini semakin mendekati keinginan para wakil rakyat untuk memiliki gedung baru.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Sodik Mudjahid, menilai wajar masuknya anggaran pembangunan gedung dalam APBN 2018. Ia menyebut ruang kerja anggota DPR yang ia tempati saat ini lebih kecil dari ruangan seorang lurah di Provinsi DKI Jakarta, bahkan juga kalah besar dari ruang camat di Jawa.

"Ruangan kerjanya kalah sama ruang kepala desa di DKI. Kalah sama ruang camat di Jawa," kata Sodik saat dihubungi wartawan, Kamis (26/10/2017).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu juga mengeluhkan toilet dan musala yang sangat minim jumlahnya. Ruang pimpinan komisi juga dianggap tak memadai, bahkan kalah besarnya dengan ruang kepala bagian.

"Jadi wajar jika ada perbaikan," keluh Sodik.

(Baca Juga: Sedot Ratusan Miliar dari APBN 2018, DPR Wujudkan Mimpi Miliki Gedung Baru)

Agar tak ada anggapan sepihak, Sodik menyarankan masyarakat meninjau langsung ruangan anggota DPR. Dia tak ingin masyarakat hanya melihat ruangan sidang paripurna yang memang besar dan terlihat megah.

"Saya ajak masyarakat untuk tinjau langsung ke ruangan kerja anggota dan pimpinan. Jangan lihat ruang sidang saja," tegasnya.

Sebelumnya keinginan anggota legislatif memiliki gedung baru makin dekat dari realisasi. Sebab, dalam paripurna, Rabu (25/10/2017), mereka telah mengesahkan alokasi anggaran proyek pembangunan Gedung DPR RI dalam APBN 2018.

Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan mengatakan, anggaran itu ‎telah masuk dalam nomenklatur Kesetjenan DPR dalam APBN 2018.‎ Namun, ia tak menjelaskan secara detail ihwal anggaran pembangunan tersebut.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini