nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gelar Pelayanan MOP di Padang, Kepala BKKBN Tegaskan Vasektomi Bukan Pengebirian

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 24 Oktober 2017 12:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 24 337 1801280 gelar-pelayanan-mop-di-padang-kepala-bkkbn-tegaskan-vasketomi-bukan-pengebirian-SJrKVzec1R.jpg Kepala BKKBN, Surya Chandra Surapaty saat meninjau pelayanan vasektomi di Padang (FOTO: Fahreza Rizky)

PADANG - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Surya Chandra Surapaty menegaskan bahwa metode operasi pria (MOP) vasektomi bukanlah sebuah bentuk pengebirian.

Hal tersebut ia sampaikan ketika meninjau langsung pelayanan KB vasektomi di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0312/Padang. Surya Chandra juga menegaskan bahwa vasektomi tak akan berpengaruh pada hasrat ataupun kemampuan seksual para akseptor.

"Sekarang itu vasektomi orang merasa seperti dikebiri sehingga hilang daya seks dan libido. Padahal itu tidak. Justru (hasrat seks) bertambah. Ini kita kampanyekan," kata dia di Makodim 0312/Padang, Sumatera Barat, Selasa (24/10/2017).

Vasektomi adalah metode operasi kecil berupa pemotongan atau pengikatan vas deferens (saluran sperma) dengan tujuan agar sperma yang diproduksi oleh testis tidak tersalurkan keluar saat terjadi ejakulasi. Dengan begitu, pasangan suami istri dapat berhubungan seksual tanpa khawatir terjadinya pembuahan pada sel telur ataupun kehamilan.

"Jadi vasektomi itu tanpa pisau, cuma jarum masuk sedikit dan diikat saluran spermanya. (Kalau sudah) nanti spermanya tidak keluar lagi, tetapi cairan yang keluar. Tidak mengurangi hasrat (seks), malah bertambah," terang Surya.

Ditemui di lokasi, Gusnaldi (41), calon akseptor vasektomi mengaku sengaja dan secara sadar mengikuti pelayanan lantaran dirinya merasa cukup dengan jumlah anak yang sudah empat. Menurut Gusnaidi, membatasi jumlah anak dalam keluarga adalah hal yang tepat dilakukan untuk mencapai kesejahteraan, selaras dengan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) garapan BKKBN.

"Karena anak saya sudah empat. Ini untuk kepentingan masa depan anak. Saya sudah siap. Ini sesuai dengan keinginan saya sendiri," ungkap Gusnaldi.

Dalam kesempatan itu, Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty didampingi langsung oleh Dandim 0312/Padang Letkol Kav Eryzal Satria. Pelayanan KB MOP sendiri dilakukan dalam rangka bakti sosial TNI KB kesehatan di Makodim 0312/Padang.

(ydp)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini