nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meski Dijamin Stafsus Presiden, Polisi Pikir-Pikir Bebaskan Pelaku Penyerangan Kantor Kemendagri

Badriyanto, Okezone · Selasa 17 Oktober 2017 16:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 17 337 1797119 meski-dijamin-stafsus-presiden-polisi-pikir-pikir-bebaskan-pelaku-penyerangan-kantor-kemendagri-LmcQYSgqf7.jpg Argo Yuwono (foto: Okezone)

JAKARTA - Kuasa hukum para tersangka pelaku penyerangan sekaligus pengerusakan gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhardi Somomoeljono telah resmi mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan kepada penyidik (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, penyidik akan mempertimbangkan setiap permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh setiap para tersangka.

"Nanti penyidik akan menilai apakah dikabulkan atau tidak, kewenangan penyidik. Surat sudah masuk ini, nanti penyidik yang memilih," ungkap Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Argo menegaskan, tidak akan memberlakukan istimewa para 11 tersangka tersebut. Sekalipun dalam surat permohonan penangguhan penahanan itu menyertakan surat jaminan dari Asisten Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo (Jokowi) Lenis Kogoya.

"Kita fair saja, profesional sesuai UU dalam melakukan penyidikan," tutur mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu.

Sebelumnya, Suhardi menjamin para tersangka tidak akan mengulangi perbuatannya maupun menghilangkan barang bukti. Bahkan, jaminan itu juga diberikan oleh Stafsus Presiden Jokowi yang juga sebagai kepala suku besar di Papua.

"Yang tertulis penjaminnya, Asisten Staf Khusus, dia juga kepala suku besar, Lenis Kagoya. Ini enggak main-main lah," katanya, pada Senin 16 Oktober kemarin.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini