3 Tahun JKN, Ini Masukan untuk Pemerintah agar Lebih Baik Lagi

Fahmy Fotaleno, Okezone · Rabu 18 Oktober 2017 06:12 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 17 337 1796993 3-tahun-jkn-ini-masukan-untuk-pemerintah-agar-lebih-baik-lagi-QW58oVQZx3.jpg Masyarakat sudah merasakan keberadaan JKN (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan merupakan salah satu program unggulan Presiden Jokowi ketika masa kampanye pilpres lalu.

Pemberian nama Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang menjadi simbol tambahan pada kartu JKN, sehingga saat ini menjadi JKN - KIS, merupakan identitas yg ingin ditonjolkan Jokowi sebagai nama kartu untuk merealisasikan salah satu program Nawacitanya.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan, memang secara umum JKN ini sudah memberikan manfaat yang baik bagi pelayanan kesehatan masyarakat Indonesia secara luas tanpa adanya pembedaan pembedaan berdasarkan sektor lagi. "Rakyat miskin sudah berani berobat ke RS karena BPJS Kesehatan menjaminnya," ujarnya kepada Okezone, Rabu (17/10/2017).

Lanjut dia, pembiayaan JKN yang dilakukan secara bergotong royong oleh seluruh peserta, yang saat ini sudah mencapai sekitar 182 juta orang, merupakan proses yang sudah sesuai dengan nilai nilai Pancasila, yang tentunya menjadi harapan penuh untuk mendukung keberlanjutan program JKN saat ini.

"Semangat baik yang ada pada program JKN ini tentunya belum sepenuhnya bisa berjalan dengan baik," ungkapnya.

Menurutnya, pengelolaan program JKN di bawah pemerintahan Jokowi selama 3 tahun ini masih menyisahkan banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Persoalan-persoalan yang muncul sepertinya masih didominasi oleh masalah klasik yang memang tiap tahun terjadi," katanya.

Olehnya itu Timboel berharap, persoalan-persoalan di tingkat regulasi, implementasi, pengawasan serta anggaran merupakan pekerjaan rumah yang tentunya harus bisa segera diselesaikan di era pemerintahan Jokowi.

"Semoga dua tahun ke depan, JKN mendapat perhatian khusus dari Presiden Jokowi. Bila JKN berhasil ditingkatkan perannya dan mampu mendukung kesejahteraan rakyat secara riil maka Jokowi akan mendapat keuntungan bila mencalonkan lagi dalam pilpres 2019 nanti," tutupnya.

(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini