Sah! Jokowi Lantik Sultan Hamengkubuwono dan Paku Alam X‎ Jadi Pemimpin DI Yogyakarta 2017-2022

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 10 Oktober 2017 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 10 337 1792664 sah-jokowi-lantik-sultan-hamengkubuwono-dan-paku-alam-x-8206-jadi-pemimpin-di-yogyakarta-2017-2022-dSr56MaLzz.jpg Pelantikan Sultan Hamengkubuwono dan Paku Alam X oleh Presiden Jokowi di Istana Negara (Fakhri/Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik sekaligus mengambil sumpah Sri Sultan Hamengkubuwono dan Paku Alam X‎ menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogya (DIY). Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).

Pelantikan itu berdasarkan‎ Keppres Nomor 107 P/2017 tentang Pengesahan Pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur dengan Masa Jabatan 2017-2022.

Prosesi acara pelantikan ini dilakukan sekira pukul 16.20 WIB dengan acara kenegaraan. Sebelumnya, kepala dan wakil kepala daerah‎ DIY ini diberi petikan di Istana Merdeka.

Seperti diketahui, masa jabatan Sultan HB X dan Paku Alam X telah berakhir pada Oktober 2017. Sesuai dengan UU Keistimewaan DIY, keduanya kembali ditetapkan sebagai kepala dan wakil kepala daerah DIY.

Sesuai budaya yang diterapkan Istana Negara,Sultan HB X dan Paku Alam X ‎keduanya akan melakukan kirab kebudayaan bersama Kepala Negara dengan berjalan dari Istana Medeka k‎e Istana Negara.

Ada dua pesan yang ingin ditonjolkan melalui kirab budaya tersebut. Pertama, Presiden Jokowi ingin menunjukkan rasa respek dan penghargaannya kepada gubernur dan wakil gubernur sebagai pemimpin daerah.

Kedua, mantan Gubernur DKI Jakarta itu ingin mengingatkan bahwa pemerintah daerah bukanlah terpisah dengan pemerintah pusat. Pemerintah daerah merupakan wakil pemerintah pusat di seluruh penjuru Indonesia. Sebab itu, kirab budaya itu menunjukan nilai-nilai sinergitas, mengayomi dan tanggung jawab.

Sejumlah pejabat hadir dalam acara pelantikan ini seperti Mendagri Tjahjo Kumolo, Seskab Pranomo Anung Menpan RB Asman Abnur, Menko Polhukam Wiranto serta Menkumham Yassona H. Laoly. Selanjutnya, Ketua DPD Osman Sapta Odang dan sejumlah anggota DPR.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini