nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daftar ke KPU pada 10 Oktober, Ketum PSI Sebut Terinspirasi oleh Bung Karno

Muhammad Iqbal, Jurnalis · Selasa 10 Oktober 2017 12:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 10 337 1792483 daftar-ke-kpu-pada-10-oktober-ketum-psi-sebut-terinspirasi-oleh-bung-karno-QflGOyW6I6.jpg PSI usai melakukan mendaftar sebagai peserta pemilu 2019 ke KPU (Foto: Iqbal/Okezone)

JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hari ini melakukan pendaftaran untuk peserta pemilihan umum 2019. PSI memilih tanggal 10 Oktober 2017 Pukul 10.00 WIB pagi, karena memiliki makna tersendiri.

“10 itu angka yang sakral. Angka sepuluh ini kami ambil dari kutipan Bung Karno ‘Berikan saya sepuluh pemuda dan saya akan mengguncang dunia’. Perjuangan PSI yang berjiwa muda inilah yang melatarbelakangi tanggal 10 Oktober pukul 10 pagi sebagai waktu serentak pendaftaran ke KPUD bagi PSI se-Indonesia.” ujar Grace Natalie, Ketua Umum PSI, Selasa (10/10/2017).

Baca juga: Giring Nidji: Perjuangan PSI Luar Biasa, Saya Siap Ikut Berjuang!

Sekadar diketahui DPP PSI sendiri mengawali pawai dari Kantor Insfrastruktur PSI di Jalan Lembang 47, Menteng, menuju Kantor KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng. Pawai ini juga diikuti oleh Ketua Umum PSI, Grace Natalie, dan serta Ketua DPP PSI Tsamara Amany dan Isyana Bagoes Oka. Hadir pula bakal calon legislatif PSI seperti Giring Ganesha dan Hariyanto Arbi.

Sementara itu, Rian Ernest, Wakil Ketua PSI DKI Jakarta mengaku DPW PSI DKI Jakarta sendiri juga akan mendaftar ke KPUD wilayah masing-masing. PSI Jakarta membawa berkas formulir anggota berjumlah 9.000 lebih.

Baca juga: Daftar ke KPU RI, Ketum PSI Grace Natalie: Kami Ikut Pemilu 2019

“Minimal, PSI butuh 1.100 anggota per wilayah agar lolos verifikasi faktual. KPU nanti akan mendatangi para anggota tersebut secara acak untuk memastikan keanggotan.” ujar Rian Ernest, Wakil Ketua PSI DKI Jakarta.

Sebagai partai baru, tentu PSI harus bekerja lebih keras untuk menggaet banyak anggota dan mendokumentasikan dengan baik demi verifikasi KPU ini. “Beberapa waktu, dokumen keanggotaan PSI Sulawesi Utara dan Sumatera Selatan dirampok orang tak dikenal. Tapi kami tidak menyerah, bahkan PSI se-Indonesia yang memang didominasi anak muda rela begadang berhari-hari untuk merapikan dan memastikan bahwa berkas kami siap diverifikasi.” katanya. 

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini