Tangani LGBTQ di Indonesia, Ini Usulan Komisioner Komnas HAM

Ahmad Sahroji, Okezone · Selasa 10 Oktober 2017 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 09 337 1791908 tangani-lgbtq-di-indonesia-ini-usulan-komisioner-komnas-ham-dHbxJT8lzn.jpg

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek tempat prostitusi pria pencinta sesama jenis yang dilakukan di T1 Sauna, Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Saat diciduk, polisi menemukan fakta bahwa mereka tengah melangsungkan pesta seks sesama jenis.

Terkit itu, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Maneger Nasution meminta kepada otoritas terkait untuk melakukan penanganan lesbian, gay, bisexual, transgender dan queer (LGBTQ) di Indonesia dengan komperhensif.

"Bagi korban, negara harus hadir menyiapkan program untuk membantu agar mereka mampu keluar dari lingkaran perilaku seks menyimpang. Bagi siapa pun yang mengkampanyekan perilaku menyimpang itu kepada warga negara apalagi kepada anak-anak dan remaja, perlu penegakan hukum yang tegas." kata Maneger dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/10/2017).

Dikatakan Maneger, pemerintah Indonesia wajib hadir dalam memastikan bahwa hal serupa tidak terulang lagi pada masa mendatang.

"Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga Indonesia harus secara bersama-sama meningkatkan kesadaran hukum, regiulitas dan ketahanan keluarga Indonesia. Sehingga keluarga Indonesia memiliki imunitas untuk menangkal kampanye-kampanye perilaku menyimpang yang mengintervensi keluarga Indonesia," ungkapnya.

Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak 51 pria berhasil diamankan. Dari puluhan orang itu, terdapat juga empat warga China, seorang warga Thailand, seorang warga Malaysia dan seorang warga Singapura.

Pengelola spa bersama karyawannya pun telah dija‎dikan tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni GG, GCMP, NA, ES dan K. Sementara satu orang lagi dengan inisial H masih buron. Mereka dijerat Pasal 30 jo Pasal 4 Ayat 2 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 dan atau Pasal 296 KUHP.

(ydp)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini