nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE STORY: Hari Kesaktian Pancasila, Menengok Rutinitas Aparatur Berziarah ke Makam Ade Irma Nasution

Hantoro, Jurnalis · Minggu 01 Oktober 2017 07:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 29 337 1785947 okezone-story-hari-kesaktian-pancasila-menengok-rutinitas-aparatur-berziarah-ke-makam-ade-irma-nasution-BA3goemBKF.jpg Kompleks makam Ade Irma Suryani Nasution. (Foto: Hantoro/Okezone)

RIMBUNNYA pohon menghiasi sekitar makam pahlawan cilik Ade Irma Suryani yang turut menjadi korban Gerakan 30 September (G30S) 1965. Kanan-kiri kompleks makam yang satu kawasan dengan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan ini terlihat sangat rapi karena dibangun dengan gaya cukup modern menggunakan material batu marmer berwarna hitam, coklat, hingga putih.

Okezone yang berkesempatan mengunjungi pusara dari putri bungsu Jenderal Besar Dr Abdul Haris Nasution itu cukup takjub dengan kemegahannya. Pesan-pesan indah pun terukir rapi di sisi-sisi makam Ade Irma. Ada juga rangkaian ayat suci Alquran di bagian lainnya.

Selain makam yang hanya ada satu. Dibangun juga Monumen Ade Irma Suryani Nasution yang dilengkapi foto-foto sang ayah saat berkegiatan negara. Namun sayangnya, ada bagian-bagian foto yang sudah copot, bahkan rusak, dan belum direnovasi. Ini tentu mengurangi keindahan kompleks permakaman yang megah tersebut.

(Baca: FOKUS: Tragedi G30S/PKI 52 Tahun Lalu, Kilas Balik Sejarah Kelam yang Tak Boleh Terulang)

Sementara itu, diketahui setiap 1 Oktober diadakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Walkot Jaksel. Mereka rutin mengenang peristiwa tewasnya tujuh tokoh nasional di tragedi G30S/PKI tersebut.

Usai mengadakan rangkaian upacara, Wali Kota Jakarta Selatan beserta jajaran dan aparatur pemerintahan lainnya beranjak ke makam Ade Irma untuk memberi penghormatan. Biasanya dilakukan doa bersama dan penaburan bunga di atasnya.

"Ya biasa kita (Pemerintah Kota Jakarta Selatan) upacara 1 Oktober, Hari Kesaktian Pancasila. Tapi karena tanggal 1 (Oktober 2017) jatuh hari Minggu, maka upacaranya hari Senin tanggal 2 Oktober. Habis upacara, ziarah ke makam Ade Irma," jelas Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi, sebagaimana dikutip Okezone, Minggu (1/10/2017).

(Baca: OKEZONE FILES: Presiden Soekarno Buru-Buru Diselamatkan dari Aksi G30S/PKI, Ini Kisahnya)

Di peringatan Hari Kesaktian Pancasila, pihak Pemkot Jaksel berharap bisa bertemu sanak keluarga almarhumah Ade Irma. Sebab sampai sekarang, diketahui mereka belum pernah bertemu. Hal ini dinilai cukup penting demi membicarakan hal-hal ke depannya. "Selama saya jadi walkot belum pernah ketemu dengan keluarga Ade Irma," ungkapnya.

Wali Kota menegaskan, pihaknya dan jajaran aparatur pemerintahan yang berwenang juga terus merawat makam Ade Irma secara serius. Meskipun sebenarnya pihak yang lebih berwenang adalah Dinas Sosial DKI Jakarta.

"Makam Ade Irma kewenangannya ada di Dinas Sosial. Tapi kami juga tidak lepas tanggung jawab. Kebersihan menjadi bagian dari wali kota," terang Walkot Jaksel Tri Kurniadi.

Adapun dengan keberadaan makam pahlawan cilik Ade Irma Suryani Nasution di Kompleks Pemkot Jaksel diharapkan jadi lebih memberitahukan kepada khalayak ramai bahwa bangsa Indonesia memiliki sejarah kelam. Pernah muncul percobaan kudeta yang diduga dilakukan oknum tentara yang terkait PKI. Maka itu, ditegaskan peristiwa ini jangan sampai terulang. Kemudian peringatan Hari Kesaktian Pancasila jadi lebih mempersatukan.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini