nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lawan Bangkitnya Komunisme, Ini 5 Sikap Golkar

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 29 September 2017 18:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 29 337 1785789 lawan-bangkitnya-komunisme-ini-5-sikap-golkar-MXZv0b5JY6.jpg Wasekjen korbid Kepartaian M Sarmuji (Foto: DPP Partai Golkar)

JAKARTA - Partai Golkar turut melawan adanya isu kebangkitan gerakan komunisme di Indonesia. Pasalnya beberapa waktu belakangan ini perhatian publik tertuju pada isu bangkitnya gerakan komunisme.

Wasekjen Korbid Kepartaian M Sarmuji menganggap gerakan ini dinilai sebagian masyarakat semakin berani muncul ke permukaan.

"Gerakan yang membonceng isu pelurusan sejarah sesungguhnya justru adalah gerakan yang hendak memutarbalikkan sejarah yang hendak memposisikan PKI sebagai korban bukan pelaku kejahatan," ujar M Sarmuji di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (29/9/2017).

Golkar, lanjut Sarmuji menganggap sejarah kelam yang dilakukan PKI melalui aksi kekerasan yang menelan banyak korban adalah bukti bahwa gerakan ini bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.

"Oleh sebab itu, komunisme baik secara laten maupun manifes adalah ancaman yang harus diwaspadai," jelas Sarmuji.

Sarmuji juga menegaskan Golkar mendukung pemutaran film 'Penghianatan G30S/PKI'. Pemutaran film itu untuk menjadi bahan pembelajaran publik secara umum dan generasi muda secara khusus.

"Pemutaran film ini adalah media pembelajaran publik secara umum dan generasi muda secara khusus," ungkapnya.

Golkar pun mengeluarkan lima sikapnya terkait isu PKI, yakni:

1. Partai Golkar akan menentang segala bentuk usaha membangkitkan ideologi komunis karena tidak sesuai dengan falsafah dan dasar negara Pancasila. Oleh karena itu, setiap usaha pihak manapun yang ingin membangkitkan komunisme di Indonesia harus dilawan, dan Partai GOLKAR bersama kekuatan bangsa akan selalu berada garda terdepan dalam membendung kebangkitan komunisme. Partai GOLKAR juga mengajak Pemerintah dan seluruh elemen bangsa untuk terus waspada, menjaga dan menjauhkan bumi pertiwi dari anasir-anasir komunisme.

2. Partai Golkar mendukung pemutaran Film Pengkhianatan G-30-S PKI. Pemutaran film ini adalah media pembelajaran publik secara umum dan generasi muda secara khusus. Tujuannya adalah agar supaya peristiwa kelam tersebut tidak terulang kembali. Partai Golkar menilai, pemutaran film tersebut merupakan pendidikan politik dan pembelajaran sejarah bagi penguatan ideologi Pancasila yang harus terus dikembangkan.

3. Partai Golkar kembali menegaskan bahwa persoalan penting saat ini adalah memperkuat pondasi ideologi bangsa, yaitu Pancasila. Pengajaran dan pendidikan pancasila adalah cara paling ampuh untuk membendung ajaran komunisme. Oleh karena itu pendidikan pancasila harus dihidupkan kembali masuk dalam kurikulum yang diajarkan kepada anak didik melalui sistem pembelajaran di sekolah.

4. Selain sistem pembelajaran di sekolah, Partai Golkar juga mendukung ide pembelajaran sejarah kekejaman PKI yang disesuaikan dengan semangat kekinian, melalui instrumen media sosial dan sarana lain yang saat ini diminati anak-anak muda.

5. Partai Golkar mendorong pemerintah untuk memperkuat demokrasi ekonomi agar keadilan sosial dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Dengan terciptanya keadilan sosial, persatuan dan kesatuan akan semakin kokoh karena direkatkan dengan perasaan yang sama sebagai sebuah bangsa. Bagi Partai Golkar, itulah makna kesaktian Pancasila yang sebenarnya.

Oleh karena itu Partai Golkar mendukung upaya pemerintah untuk terus menerus mengurangi kemiskinan dan kesenjangan, membangun daerah tertinggal, mewujudkan kesejahteraan ekonomi, agar PKI tidak memiliki lahan subur untuk tumbuh dan berkembang di bumi Indonesia, “Karena Kemiskinan itu dekat dengan kekufuran”.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini