Hoax Semakin Marak, Ini Rekomendasi Elsam

Fahmy Fotaleno, Okezone · Kamis 28 September 2017 06:52 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 27 337 1784247 hoax-semakin-marak-ini-rekomendasi-elsam-dnR0JAhkep.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Maraknya propaganda dalam bentuk disinformasi dengan varian fake news dan hoax, tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi merupakan fenomena global.

Olehnya itu, melihat dan mempertimbangkan situasi dan gambaran fakta-fakta di atas, Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) menilai pentingnya penegakan hukum yang selektif untuk sejumlah kasus penyebaran hoax, fake news, dan disinformasi yang mengancam kebebasan sipil, dengan mengacu pada sejumlah peraturan perundang-undangan.

"Perlunya kaji kebijakan untuk kemudian melakukan pembaruan terhadap peraturan perundang-undangan terkait, sehingga mampu memberikan respon terhadap maraknya disinformasi, fake news, dan hoax," ujar Deputi Direktur Riset Elsam Wahyudi Djafar, dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu lanjut dia, pentingnya pelembagaan tanggung jawab intermediaries dalam bentuk kebijakan yang mengikat, termasuk kemudahan layanan aduan terhadap konten fake news dan hoax.

Pentingnya perubahan kurikulum pendidikan yang memastikan literasi digital berlangsung secara sistematis dan simultan, termasuk pelibatan intermediaries, media, dan publik dalam pelaksanaannya, sehingga tidak semata-mata dikerjakan pemerintah," ungkapnya.

Ia menambahkan, perlunya sebuah lembaga rujukan yang terpercaya, untuk memberikan informasi yang utuh dan gamblang tentang kebenaran suatu informasi/berita, meski dapat juga dilakukan oleh kelompok-kelompok masyarakat sebagai wujud partisipasi.(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini