Mantap! BNN Gagalkan Penyelundupan 137 Kg Sabu dan 42.500 Butir Ekstasi

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 27 September 2017 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 27 337 1784046 mantap-bnn-gagalkan-penyelundupan-137-kg-sabu-dan-42-500-butir-ekstasi-cmIFAukpWm.jpg

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan narkoba dengan bahan dasar methamphetamine, yaitu sabu dan ekstasi dengan berat masing-masing 137,69 kilogram dan 42.500 butir di wilayah Aceh.

Kepala BNN, Komjen Budi Waseso mengatakan, pengungkapan itu terungkap setelah pihaknya mengendus jaringan tersebut yang ada di Malaysia. Meski demikian, ia menyebut bahwa ekstasi belum bisa ditelusuri jejaknya lantaran ada kemungkinan berasal dari Eropa yang dipesan dari Malaysia.

"Kita dapat informasi jaringan yang ada di Malaysia dan sudah kita deteksi. Kalo dilihat pengalaman yang lalu ini ada berbagai macam produk. Kemudian ada ekstasi bukan dari Cina biasanya dari Eropa tapi kita sedang dalami. Dari berbagai negara dipesan badan besarnya di malyasia baru ke jaringan indonesia melalui lautan," ujarnya di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (27/9/2017).

Menurutnya, bandar-bandar internasional sangat memanfaatkan wilayah Indonesia yang dipenuhi dengan lautan untuk bertransaksi barang haram tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya bakal memperketat kawasan itu dari pergerakan mafia narkoba.

"Sekarang sepertinya mereka betul betul memanfaatakan jaringan indonesia menggunakan kurir transaksinya di lautan dan transakai di wilayah Indonesia. Kita temukan kapalnya kita dalami dan lakukan upaya penangkapan. Kita terus bekerja untuk pengembangan," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pihaknya mengamankan tiga orang pelaku dengan inisial MH, MS dan IB. Atas perbuatannya, ketiga pelaku terancam Pasal 113 ayat 2, 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Jaringan ini dengan yang baru saja beberapa hari kita ungkap ini masih melibatkan pelaku yang ada dilapas," pungkasnya. (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini