nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Apresiasi Audit Kemenkes soal Kasus Debora, DPR Harap Kasus Serupa Tak Terulang

Rayful Mudassir, Jurnalis · Selasa 26 September 2017 13:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 26 337 1783183 apresiasi-audit-kemenkes-soal-kasus-debora-dpr-harap-kasus-serupa-tak-terulang-uSLi13m3K3.jpg RS Mitra Keluarga Kalideres (Foto: Lina Fitria/Okezone)

JAKARTA – Komisi IX DPR mengapresiasi hasil audit medis dan audit manajemen yang dilakukan Kementerian Kesehatan terkait meninggalnya bayi Tiara Deborah beberapa waktu lalu.

Sebagaimana disampaikan Kementerian Kesehatan, dari sisi audit medis, RS Mitra Keluarga, Kali Deres, Jakarta Barat, dinilai tidak ada masalah. Namun, dari sisi audit manajemen, pimpinan di rumah sakit tersebut dinyatakan bersalah karena tidak memahami aturan perundangan yang terkait dengan perumahsakitan.

"Hasil audit ini diharapkan dapat segera dilaksanakan sesuai dengan diktum yang terdapat di dalamnya. Terutama, sanksi berupa kewajiban untuk melakukan restrukturisasi terhadap manajemen dan pimpinan rumah sakit. Kementerian Kesehatan sebagai regulator diharapkan dapat melakukan pengawasan terhadap hasil audit tersebut," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay, Selasa (26/9/2017).

(Baca Juga: Investigasi Kematian Debora, Dinkes DKI: Tata Kelola RS Mitra Keluarga Tak Sesuai Peraturan)

Hasil investigasi ini diharapkan dapat menjadi perhatian semua pihak, khususnya para pengelola rumah sakit sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang. Diharapkan, kasus yang dialami bayi Tiara Debora adalah kasus yang terakhir terjadi di tanah air.

Rekomendasi lain yang perlu segera ditindaklanjuti adalah pengurusan akreditasi RS Mitra Keluarga, Kalideres. Persoalan akreditasi dinilai sesuatu yang sangat penting dalam mengukur kualitas pelayanan kesehatan yang dilakukan. Sebab, untuk mendapatkan akreditasi, ada sejumlah syarat yang mesti dipenuhi rumah sakit.

(Baca Juga: Dinkes DKI Tak Tutup RS Mitra Keluarga meski Pernah Tolak Rawat Bayi Debora, Ini Alasannya)

"Dalam pengurusan akreditasi, biasanya akan dilakukan serangkaian penilaian. Selain penilaian dari aspek fisik dan alat kesehatan yang dimiliki, aspek pelayanan dan prosedur penanganan pasien juga akan menjadi perhatian khusus. Itulah sebabnya, akreditasi rumah sakit memiliki penilaian yang berbeda antara satu dengan yang lainnya," ucapnya.

Sanksi yang diberikan dinilai sudah tepat. Jika ada persoalan hukum yang diduga terjadi, ranah tersebut bukanlah ranah Kementerian Kesehatan. Karena itu, apa yang dilakukan Kementerian Kesehatan sudah sesuai dengan tugas dan fungsinya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini