nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Yohana Minta Polisi Usut Situs Penyedia Lelang Perawan dan Kawin Kontrak

Reni Lestari, Jurnalis · Sabtu 23 September 2017 07:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 23 337 1781445 menteri-yohana-minta-polisi-usut-situs-penyedia-lelang-perawan-dan-kawin-kontrak-DniFYxRZBY.jpg Menteri Yohana (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise menentang keras praktik lelang perawan dan kawin kontrak yang belakangan beredar melalui situs nikahsirri.com.

Ia menyatakan, lelang perawan dan kawin kontrak bila dapat dibuktikan maka dapat dianggap sebagai bentuk eksploitasi kaum perempuan. Karenanya, ia mendorong kepolisian dan Kementerian Komunikasi dan Informasi menemukan dan menjerat pidaha terhadap pihak dibalik situs penyedia lelang perawan dan kawin kontrak tersebut.

“Lelang Perawan dan kawin kontrak ini adalah salah satu bentuk eksploitasi kaum perempuan. Program ini sama halnya dengan pelacuran terselubung yang dibalut dengan prosesi lelang perawan dan kawin kontrak dengan modus agama," kata Yohana dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Sabtu (23/9/2017).

"Saya mendesak pihak Kepolisian dan Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk segera menindaklanjuti situs terkait yang menyebarluaskan informasi yang menyesatkan masyarakat. Apakah dalam kasus ini terbukti adanya unsur eksploitasi sehingga melanggar pidana dan unsur pelanggaran norma kesusilaan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik”, lanjut dia.

Yohana menyangkal lelang perawan dan kawin kontak merupakan langkah untuk mengentaskan kemiskinan. Justru hal tersebut merupakan eksploitasi perempuan. Program pemberdayaan ekonomi dan politiklah yang harusnya ditempuh untuk menekan angka kemiskinan.

"Saya tidak membenarkan program mengentaskan kemiskinan melalui lelang keperawanan dan kawin kontrak. Program ini sudah merendahkan harkat martabat kaum perempuan sebagai manusia," ujar dia.

Yohana melanjutkan, manusia bukan objek untuk di lelang. Kaum perempuan akan sangat di rugikan dalam lelang keperawanan ini. Karenanya ia mengimbau kepada kaum perempuan agar tidak mudah terpadaya atas bujuk rayu dan modus-modus kawin kontrak seperti ini.

"Lindungi diri kita dari praktik prostitusi terselubung ini. Jangan pernah terlibat ke dalamnya karena hanya merendahkan martabat kaum perempuan dan menguntungkan pelaku eksploitasi” tutup Yohana.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini