Share

OKEZONE STORY: Luar Biasa! Buku 'Pokok-Pokok Gerilya' Karya AH Nasution Jadi Rujukan Militer Dunia

Hantoro, Okezone · Sabtu 23 September 2017 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 22 337 1781134 okezone-story-luar-biasa-buku-pokok-pokok-gerilya-karya-ah-nasution-jadi-rujukan-militer-dunia-8bHk3rxIcH.jpg Buku 'Pokok-Pokok Gerilya' karya Jenderal AH Nasution. (Foto: Ist))

BULAN ini menjadi momen diperingatinya peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang mengaitkan Partai Komunis Indonesia atau biasa disebut G30S/PKI. Pengungkapan mengenai fakta sejarah kejadian tersebut sangat menarik dibahas sebagai rujukan pengetahuan. Salah satunya adalah mengenai buku 'Pokok-Pokok Gerilya' karya Jenderal Besar Dr AH Nasution.

Pak Nas –sapaan akrabnya– merupakan jenderal yang selamat dari upaya penculikan oknum militer kala itu. Sedangkan enam lainnya tewas mengenaskan di kawasan Lubang Buaya. Berdasarkan data yang dirangkum Okezone, Sabtu (23/9/2017), buku itu ditulis Jenderal Nasution ketika sudah tidak menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Buku 'Pokok-Pokok Gerilya' merupakan pengungkapan stategi berdasarkan pengalaman Pak Nas yang memimpin perang gerilya serta perang kemerdekaan Indonesia. Setelah melalui proses penulisan yang detail, buku tersebut diterbitkan pada 1953 oleh PT Pembimbing Masa.

Lalu seiring berjalannya waktu, buku Pak Nas dikenal luas, dan akhirnya menjadi rujukan untuk pembelajaran militer dunia. Salah satu akademi elite yang menggunakan buku ini sebagai bahan ajar adalah sekolah tentara milik Amerika Serikat yakni West Point. Buku itu pun diterjemahkan ke bahasa Inggris dengan judul 'Strategy of Guerrilla Warfare'.

(Baca: OKEZONE STORY: Gara-Gara Disodori Baki Bendera, Latief Hendraningrat Jadi Pengibar Merah Putih saat Proklamasi)

Buku 'Pokok-Pokok Gerilya' sendiri berisi pengalaman Jenderal Nasution ketika melakukan perang gerilya di Indonesia dalam mencapai kemerdekaan. Ia diketahui turut serta dalam Revolusi Kemerdekaan (1946–1948) saat masih memimpin Divisi Siliwangi. Berlanjut ke Revolusi Kemerdekaan II (1948–1949) yang kala itu Pak Nas menjabat Panglima Komando Jawa.

Dari dua momen itulah Jenderal Nasution mendapat pelajaran berharga tentang perang gerilya sebagai bentuk perlawanan rakyat kepada penjajah. Strategi perang tersebut terus dipelajari Beliau hingga menjadi matang dan sulit ditaklukkan musuh.

Berkat metode perang gerilya, kemenangan diraih dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Padahal, militer Belanda pada masa lalu sangat unggul dari sisi teknologi maupun kekuatannya. Faktor inilah yang menjadi kunci keberhasilan dan diakui publik dunia.

(Baca: OKEZONE STORY: Terungkap! Hampir 2 Minggu Kemudian Rakyat Aceh Baru Tahu Adanya Proklamasi Kemerdekaan)

Jenderal Nasution juga diketahui sudah menulis sebanyak 77 buku. Kesemuanya bertema seputar politik, militer, biografi, sosial, pendidikan, dan lainnya. Dari puluhan buku tersebut di antaranya berjudul 'Sekitar Perang Kemerdekaan Indonesia', 'Peristiwa 17 Oktober 1952', 'Pembangunan Moral: Inti Pembangunan Nasional', 'Memenuhi Panggilan Tugas', dan 'Tan Malaka: Karakter Tauladan, Konsekuen Satu Kata dengan Perbuatan'.

Kemudian beredar kabar, konon katanya salah satu rahasia kemenangan pasukan Vietnam ketika berperang melawan AS karena mempelajari taktik perang gerilya yang ada di buku Pak Nas. Sungguh sangat luar biasa isi buku tersebut.

Sekarang, buku 'Pokok-Pokok Gerilya' menjadi acuan strategi perang terkemuka yang dipelajari hampir semua militer dunia. Lalu bisa jadi buku ini pula yang membuat tentara Indonesia menjadi salah satu pasukan elite terbaik di dunia. Bangga!

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini