nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akan Maju di Pilgub Jatim, Ini Prestasi Khofifah yang Jarang Diketahui

Ahmad Sahroji, Jurnalis · Sabtu 23 September 2017 07:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 22 337 1781101 akan-maju-di-pilgub-jatim-ini-prestasi-khofifah-yang-jarang-diketahui-QD3rIFwzcx.jpg Khofifah Indar Parawansa (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, dukungan demi dukungan terus mengalir kepada Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa untuk maju sebagai bakal calon gubernur Jawa Timur 2018.

Salah satu dukungan datang dari KH Thoriq bin Zain bin Darwis, pencetus Hari Santri Nasional (HSN). Gus Thoriq sapaan akrab KH Thoriq bin Zain menilai Khofifah mampu menyejahterakan masyarakat sekaligus menciptakan kedamaian di Jatim. Khofifah juga dinilai dapat membuat Jatim lebih maju dari sebelumnya.

Dari berbagai sumber yang berhasil dihimpun, perempuan asal Surabaya, Jawa Timur, itu tercatat pernah menyelesaikan pendidikannya di beberapa universitas di Indonesia. Di antaranya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ailangga (strata I), Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Surabaya (strata I), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (Strata II).

Dalam kariernya dibidang politik, Khofifah juga tercatat pernah menduduki sejumlah posisi sentral di pemerintahan di antaranya Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI (1992-1997), Pimpinan Komisi VIII DPR RI (1995-1997), Anggota Komisi II DPR RI (1997-1998), Wakil Ketua DPR RI (1999), Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR RI (1999).

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (1999-2001), Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (1999-2001), Ketua Komisi VII DPR RI (2004-2006), Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI (2004-2006), Anggota Komisi VII DPR RI (2006). Yang terkahir, kini perempuan berusia 52 tahun itu menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos) periode 2014-2019.

Selain itu, tak banyak diketahui, ternyata perempuan enam anak ini memiliki sejumlah prestasi gemilang, yakni pada tahun 2011 Khofifah pernah didapuk sebagai tokoh penggerak masyarakat oleh Islamic Fair of Indonesia.

Perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini juga pernah mendapat penghargaan dari Menteri Kehutanan atas kontribusinya menggerakan warga Muslimat NU menanam pohon, Pada tahun 2011.

Sebagai inisiator Koperasi An-Nisa, Khofifah juga berhasil mendapatkan penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM, yakni pada tahun 2008 dan 2013, atas komitmennya keliling provinsi mengajak perempuan/Muslimat NU agar segera membangun koperasi.

Di forum internasional, khofifah juga banyak menoreh prestasi seperti dipercaya menjadi ketua delegasi pemerintah Indonesia di beberapa negara seperti menjadi Ketua Delegasi Republik Indonesia dalam “Women 2000, Gender Equality, Development and Peace for the Conventi on on The Elliminati on of All Forms of Discriminati on Against Women” di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, 28 Febuari 2000.

Juga tercatat pernah menjadi narasumber disejumlah forum internasional bergengsi seperti Menjadi narasumber utama pada Commission on the Advancement of Women, Commission on the Status of Women, di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat, 1-2 Maret 2006, dan lain sebagainya.(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini