nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sesuai Realita, Fadli Zon Sebut Film G30S/PKI Sulit untuk Dibantah Kebenarannya

Febrianto, Jurnalis · Sabtu 23 September 2017 05:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 22 337 1781013 sesuai-realita-fadli-zon-sebut-film-g30s-pki-sulit-untuk-dibantah-kebenarannya-Kt1Lp32Mm0.jpg

Sesuai Realita, Fadli Zon Sebut Film G30S/PKI Sulit untuk Dibantah Kebenarannya
JAKARTA - Film G30S/PKI yang telah tayang sejak tahun 1984 merupakan realita yang hampir sempurna. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut, karya dari Arifin C. Noor tersebut tidak bisa dibantahkan alur ceritanya.
"Jadi sulit untuk dibantah kebenaran film tersebut," kata Fadli Zon, di Jakarta, Jumat (22/9/2017).
Menurutnya film yang telah diputar lagi dengan diprakarsai oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, bertujuan agar bangsa Indonesia tak lupa akan peristiwa kelam tahun 1965. 
Dirinya menambahkan, kalaupun ada yang dipersoalkan dalam film tersebut bukanlah masalah substansi atas pembunuhan terhadap 6 jenderal dan 1 pewira pertama TNI Angkatan Darat. 
"Kalau ada yang mempertanyakan itu, biasanya mempertanyakan hal-hal yang minor. Misalnya yang didebatkan tidak ada penyiksaan.  Jelas-jelas membunuh itu lebih dari menyiksa. Jadi yang dipersoalkan hal-hal kecil lalu Aidit tidak merokok. Disitu merokok padahal jelas2-jelas dia perokok," paparnya.
Film yang ditayangkan sejak tahun 1984, hasilnya merupakan karya orisinil dari apa ayang terjadi. Film yang berdurasi empat jam tersebut menayangkan apa yang terjadi sesungguhnya, PKI melakukan pemberontakan.
"Sebagai orang yang mempelajari bagaimana pemberontakan-pemberontakan komunis di Indonesia, baik tahun 1948 atau 1965, saya melihat film itu sangat mendekati kejadian faktualnya. Perlu dicatat ini bukan dokumenter tapi film tetapi berdasarkan kisah yang nyata," pungkasnya. (feb)

JAKARTA - Film G30S/PKI yang telah tayang sejak tahun 1984 merupakan realita yang hampir sempurna. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut, karya dari Arifin C. Noor tersebut tidak bisa dibantahkan alur ceritanya.

"Jadi sulit untuk dibantah kebenaran film tersebut," kata Fadli Zon, di Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Menurutnya film yang telah diputar lagi dengan diprakarsai oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, bertujuan agar bangsa Indonesia tak lupa akan peristiwa kelam tahun 1965. 

Dirinya menambahkan, kalaupun ada yang dipersoalkan dalam film tersebut bukanlah masalah substansi atas pembunuhan terhadap 6 jenderal dan 1 pewira pertama TNI Angkatan Darat. 

"Kalau ada yang mempertanyakan itu, biasanya mempertanyakan hal-hal yang minor. Misalnya yang didebatkan tidak ada penyiksaan.  Jelas-jelas membunuh itu lebih dari menyiksa. Jadi yang dipersoalkan hal-hal kecil lalu Aidit tidak merokok. Disitu merokok padahal jelas2-jelas dia perokok," paparnya.

Film yang ditayangkan sejak tahun 1984, hasilnya merupakan karya orisinil dari apa ayang terjadi. Film yang berdurasi empat jam tersebut menayangkan apa yang terjadi sesungguhnya, PKI melakukan pemberontakan.

"Sebagai orang yang mempelajari bagaimana pemberontakan-pemberontakan komunis di Indonesia, baik tahun 1948 atau 1965, saya melihat film itu sangat mendekati kejadian faktualnya. Perlu dicatat ini bukan dokumenter tapi film tetapi berdasarkan kisah yang nyata," pungkasnya. (feb)

(amr)

Berita Terkait

G30S PKI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini