nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Catat! KPAI Minta Anak Usia di Bawah 13 Tahun Tidak Menonton Film G30S PKI

Rayful Mudassir, Jurnalis · Jum'at 22 September 2017 16:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 22 337 1780969 catat-kpai-minta-anak-usia-di-bawah-13-tahun-tidak-menonton-film-g30s-pki-BNwPulr99v.jpg Ilustrasi (Dok.Okezone)

JAKARTA – Film G30S PKI mulai dipertontonkan secara umum di sejumlah daerah. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak mempermasalahkan pemutaran itu. Hanya saja mereka meminta agar penayangan film itu tidak ikut disaksikan oleh anak usia di bawah 13 tahun.

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengungkapkan, sebagaimana amanat Undang-Undang Perlindungan Anak menyebutkan, anak berusia di bawah 13 tahun dilindungi dari hal-hal yang bersifat sadis, kekerasan dan pornografi.

“Yang pertama kami bukan setuju atau tidak setuju soal pemutaran film. Hanya saja kami sebagai fungsi pengawas menjalankan amanat UU Perlindungan Anak,” kata Retno melalui live by phone dalam Diskusi Redbons ‘Film G30S/PKI, antara Pelajaran dan Pelurusan Sejarah’ di Kantor Redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (22/9/2017).

 (Baca: Soal PKI, Jimly: Jangan Larut dengan Emosi Masa Lalu!)

Retno mengatakan, pihaknya hanya akan memperingatkan lembaga sensor untuk memperhatikan hal ini. KPAI juga tidak memiliki kewenangan apapun mengenai pemutaran film G30S PKI. Perintah pemutaran film kontroversial ini ditengarai dari perintah Panglima TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu.

Retno mengingatkan, anak-anak berusia di bawah 13 tahun untuk tidak menyaksikan film G30S PKI. Namun bila sudah berusia di atas 13 tahun, KPAI mempersilakan masyarakat untuk menonton. Karena menurut Retno, sejarah penting untuk anak-anak di usia tertentu.

 (Baca juga: Ogah Bahas PKI, Menhan: Mari Kita Bangun Bangsa dan Negara Ini)

“Kami mengatakan kepada pihak perfilman tidak boleh di tonton anak-anak karena ada (adegan) pembunuhan, di silet-silet. Kita melihat UU Perlindungan Anak dan harus diingatkan kepada lembaga sensor film,” sebutnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini