Gus Ipul atau Khofifah? GP Ansor Dipastikan Satu Komando di Pilgub Jatim

Fahmy Fotaleno, Okezone · Sabtu 23 September 2017 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 22 337 1780903 gus-ipul-atau-khofifah-gp-ansor-dipastikan-satu-komando-di-pilgub-jatim-aqDohwbiaU.jpg Ketua Umum GP Ansor Gus Tutut (Foto: Okezone)

JAKARTA - Niat dua kader Nahdlatul Ulama (NU) yakni Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018 dikhawatirkan akan memecah suara warga NU.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Choilil Coumas atau yang akrab disapa Gus Tutut mengatakan bahwa pada dasarnya GP Ansor bukan partai politik (parpol) yang tidak bisa mengusung kandidat.

"GP Ansor ini kan bukan kayak parpol. Kita ini hanya bisa mensupport yang kita anggap layak," ujarnya kepada Okezone, Sabtu (23/9/2017).

Meski GP Ansor bukan parpol namun, Gus Tutu memahami GP Ansor ini sangat diperhitungkan dalam kancah perpolitikan di Indonesia khususnya di Jawa Timur.

"Tapi kita tidak boleh merusak garis organisasi yang memang menyatakan tidak boleh berpolitik," katanya.

Ia menjelaskan bahwa kalau ada anggota GP Ansor yang secara terbuka memberikan dukungan kepada salah satu kandidat, dia harus melepaskan atribut Ansor-nya. "Jadi itu atas nama pribadi bukan atas nama Ansor," jelasnya.

Ia juga menegaskan untuk GP Ansor sendiri satu komando soal sikap siapa yang akan disupport nantinya saat Pilgub Jatim.

"Kita di kubu Ansor itu satu komando. Jika kita bilang akan mendukung Gus Ipul, semua kader pasti akan ikut," tegasnya.(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini