nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Foto Seorang Ibu Gendong Jenazah Bayi di Angkot, Ini Tanggapan KPAI

Ahmad Sahroji, Jurnalis · Sabtu 23 September 2017 06:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 22 337 1780838 foto-seorang-ibu-gendong-jenazah-bayi-di-angkot-ini-tanggapan-kpai-TqxY7N9zHa.jpg Delvasari menggendong jenazah bayinya di dalam angkot (Foto: Instagram/@seputar_lampung)

JAKARTA - Foto seorang ibu yang belakangan diketahui bernama Delvasari warga Desa Labuhan Dalam, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara, menjadi viral di media sosial. Kisahnya yang sempat terlantung-lantung bersama jenazah bayinya di angkutan umum berhasil menyita perhatian publik.

Menanggapi hal itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melihat bahwa perbaikan sistem Kesehatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin perlu ditinjau ulang untuk perbaikan (revisi).

"Kasus Ibu yang menggendong bayinya yang wafat setelah menjalani operasi di sebuah RS di Bandar Lampung dan harus pulang dengan menggunakan fasilitas angkot, adalah salah satu contoh masih terdapat bolong atau lubang dalam keberpihakan UU JKN pada rakyat kecil," ujar Komisioner KPAI Bidang Kesehatan dan Napza, Sitti Hikmawatty, Sabtu (23/9/2017).

Jika merujuk pada tata kelola penanganan pasien BPJS, kata Hikmawatty, maka memang tidak ada kewajiban BPJS untuk mengcover biaya pemulangan pasien yang meninggal di RS setelah mendapat penanganan kesehatan, akan tetapi bukan serta merta begitu saja membiarkan pasien menggunakan angkutan umum untuk membawa jenazah.

"Namun hal ini tidak berarti serta merta keluarga pasien yang tidak mampu harus mengupayakan sendiri kepulangan keluarganya yang wafat," lanjutnya.

Diketahui, Delvasari akhirnya berhasil pulang ke kampung halamannya menggunakan jasa ambulans gratis. Salah seorang warganet menghubungi ambulans gratis untuk mengantarkan Delvasari dan jenazah bayinya ke Lampung Utara pada Rabu 20 September 2017 sore.(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini