nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua LDNU: Hijrah Bukan untuk Berperang, Tapi...

ant, · Kamis 21 September 2017 20:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 21 337 1780477 ketua-ldnu-hijrah-bukan-untuk-berperang-tapi-KEj1YZbMhd.jpg Ketua LDNU KH Maman Imanulhaq (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Maman Imanulhaq mengatakan, hijrah bukanlah untuk ikut berperang di negara lain yang dilanda konflik sebagaimana yang dipropagandakan kelompok teroris.

"Langkah itu jelas tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah. Hijrah itu bukan untuk melakukan kekerasan, apalagi pembunuhan," kata Maman di Jakarta, Kamis (21/9/2017).

Menurut dia, hijrah pada hakekatnya adalah sebuah semangat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dan bermakna.

Oleh karena itu, hijrah sebaiknya dilakukan dengan niat yang tulus dengan cara melepaskan diri dari belenggu ambisi pribadi, kepicikan, dan kepentingan sesaat.

"Manusia yang hijrah harus selalu memiliki optimisme dalam menyongsong masa depan yang semakin baik," kata pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan, Majalengka, Jawa Barat itu.

Ia menuturkan, bahwa Rasulullah Muhammad SAW berhijrah dari Makkah ke Madinah karena tekanan yang luar biasa dari kafir Quraisy yang sangat membahayakan dan mengancam keselamatan jiwa Rasulullah dan para pengikutnya.

Di tempat baru, Rasulullah mengembangkan Islam dan membangun tatanan kehidupan, kebudayaan, dan peradaban yang sehat, adil, baik, sejahtera, dan manusiawi.

"Siapa pun yang ingin mewarisi semangat hijrah harus mempunyai gairah untuk terus mencari hal-hal yang baru, baik, dinamis, dan progresif dalam kehidupan yang kaya warna dan nuansa," kata dia.

Maman menambahkan, dalam konteks Indonesia saat ini, hijrah bisa dimaknai sebagai perjuangan melawan segala bentuk ketidakadilan, kekerasan, penindasan, narkoba, korupsi, serta upaya-upaya disintegrasi yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara dalam konteks dunia dan global, lanjut anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB ini, semangat hijrah bisa diisi dan diwarnai dengan perjuangan yang tak kunjung usai untuk menegakkan keadilan dan perdamaian.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini