OKEZONE STORY: Kisah Kirab Kebo Bule Solo di Malam 1 Suro, Tlethong-nya pun Jadi Rebutan

Hantoro, Okezone · Minggu 17 September 2017 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 15 337 1776944 okezone-story-kisah-kirab-kebo-bule-solo-di-malam-1-suro-tlethong-nya-pun-jadi-rebutan-ebL49hvHs2.jpg Kirab kebo bule. (Foto: Ist)

PERGANTIAN tahun Islam atau hijriah biasanya diperingati dengan kegiatan penuh tradisi di sejumlah wilayah Indonesia. Peringatan 1 Muharam atau Suro –sebutan untuk orang Jawa– ini diketahui terdapat acara unik di setiap tempatnya. Hal itu sebagaimana dilakukan di sekitar Keraton Kasunanan Surakarta (Solo), Jawa Tengah.

Acara 1 Suro biasanya diperingati pada malam setelah Magrib di hari sebelum pergantian tahun. Hal ini dikarenakan pergantian hari Jawa dimulai ketika matahari terbenam dari hari sebelumnya, bukan tengah malam.

(Baca: OKEZONE STORY: Sambut Muharam, Ketahui Tradisi Gerebek Suro Sekaligus Pelestarian Reog Ponorogo)

Sedangkan di Keraton Kasunanan Surakarta, dilakukan kirab benda-benda pusaka, termasuk tujuh kerbau pusaka atau kebo bule yang dipercaya sebagai keturunan Kiai Slamet. Kebo bule tersebut diarak keliling kota dan diikuti abdi dalem yang mengawalnya.

Kirab kebo bule dan benda-benda pusaka keraton biasanya berlangsung hingga tengah malam. Ini merupakan acara yang sangat dinanti-nanti masyarakat Solo dan sekitarnya. Mereka rela menunggu berjam-jam di jalanan hanya untuk menonton kawanan kebo bule tersebut.

(Baca: OKEZONE STORY: Terungkap! Hampir 2 Minggu Kemudian Rakyat Aceh Baru Tahu Adanya Proklamasi Kemerdekaan)

Kemudian bagian yang paling menarik dan unik dari tradisi ini adalah ketika orang-orang saling berebut berusaha menyentuh badan kebo bule. Lalu hal yang mencengangkan, mereka juga berebut mendapatkan kotorannya (tlethong). Sebab, konon menurut masyarakat yang memercayainya, kotoran kebo bule bisa membawa keberkahan.

Selain itu, ada cerita juga salah satu kebo bule bernama Kiai Bodong, masih keturunan kebo bule Kiai Slamet, mati mengenaskan pada 2014 malam setelah ditombak orang tak dikenal. Kebo tersebut ditombak di Taman Seruni, Solo Baru, Sukoharjo, sebelum kirab 1 Suro pada tahun itu dilaksanakan. Pelaku menombak perut kiri dan pangkal kaki depan kanan kebo yang menimbulkan luka sedalam 10 sentimeter. Sangat tragis!

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini