nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren! Ini Cara Kemensos Perlakukan Para Pecandu Narkoba

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 15 September 2017 08:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 14 337 1776220 keren-ini-cara-kemensos-perlakukan-para-pecandu-narkoba-8AU3Oo5Xqs.jpg

KARIMUN - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan modal usaha ekonomi produktif (UEP) kepada 10 bekas pecandu narkoba di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Bantuan UEP merupakan program bantuan yang diberikan kepada para bekas pecandu narkoba dengan tujuan untuk mengembalikan kualitas kehidupan mereka.

"Salah satu komitmen dari para mantan pecandu narkoba agar mendapatkan bantuan UEP adalah ingin berubah dan dukungan penuh dari keluarga," ujarnya.

Bantuan dari Kementerian Sosial itu diserahkan melalui Yayasan Rumah Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Sado di Tanjung Balai Karimun, Kamis, disaksikan Kepala Dinas Sosial Karimun Panji Sasmita dan pekerja sosial madya Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza Kemensos Rido Palimo Insano.

Pembina Yayasan Rehabsos Sado Linda Theresia menjelaskan, semula pihaknya mengusulkan sebanyak 40 mantan pecandu narkoba agar mendapat bantuan modal Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada Kementerian Sosial.

"Kita bersyukur terealisasi 50 persen yang kita usulkan itu," kata dia.

Yayasan Rehabsos Sado sendiri, sampai saat ini telah melakukan pendampingan dan rehabilitasi sosial kepada 270 pecandu narkoba.

Dijelaskannya, jumlah pecandu narkoba sebanyak itu terdiri dari berbagai kalangan dan usia, mulai dari 9 tahun hingga 50 tahun. Anak usia 9 tahun kebanyakan mengonsumsi zat-zat adiktif seperti obat batuk dicampur lem dan lainnya.

"Untuk pecandu usia 9 tahun lumayan banyak. Mengenai bantuan UEP, kita juga melakukan pengawasan," ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Karimun Panji Sasmita mengharapkan Kemensos menambah penerima bantuan UEP sebagai salah satu upaya mengembalikan para mantan pecandu narkoba agar kembali hidup normal.

Panji Sasmita juga mengharapkan kepada para mantan pecandu yang menerima bantuan UEP memiliki usaha dan dapat pula mengajak rekan-rekannya agar menjauhi narkoba.

"Saya berpesan agar modal yang diberikan benar-benar digunakan untuk usaha. Jangan sampai kembali terjerumus dalam lubang yang sama, ingat masa depan, ingat keluarga," kata dia.

Bantuan modal yang diberikan, menurut dia, diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan diri para mantan pecandu narkoba, dan berbaur dengan masyarakat.

Berdasarkan catatan, Kabupaten Karimun dua kali menerima bantuan UEP untuk mantan pecandu narkoba. Sebelumnya pada 2016, bantuan UEP diberikan kepada dua mantan pecandu narkoba, dan keduanya sukses mengembangkan usahanya.

(ydp)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini