Untuk Pilgub Jatim, Nama Risma Layak Disodorkan ke Publik

Fahmy Fotaleno, Okezone · Jum'at 15 September 2017 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 14 337 1776080 untuk-pilgub-jatim-nama-risma-layak-disodorkan-ke-publik-J6lxdsVn8s.jpg Tri Rismaharani dam Megawati Soekarnoputri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Suara pendukung Nahdlatul Ulama (NU) di Pilgub Jawa Timur 2018 diprediksi akan terbelah jika Wakil Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa melenggang di panggung pilgub Jatim 2018. Pasalnya, keduanya merupakah tokoh yang cukup tersohor di kalangan warga Nahdliyin.

"NU struktural sepertinya akan lebih ke Gus Ipul, sementara NU kultural, terutama ibu-ibu muslimat NU Akan ke khofifah. Pemilih NU inilah yg akan menentukan siapa yg bakal jadi pemenang pilgub Jatim," ujar Pengamat politik Adi Prayitno saat dihubungi Okezone, Jumat (15/9/2017).

Di tengah potensi pecahnya suara NU di pilgub Jatim, lanjut Adi, mestinya PDIP mengambil momentum untuk mengusung calon sendiri. "Nama Risma layak disodorkan ke publik sebagai uji materi awal. Sebagai partai besar terlalu dini PDIP jika hanya mematok posisi cawagub Gus Ipul," terangnya.

"Sudah saatnya Risma diendorce PDIP sebagai kandidat gubernur Jatim. Sebab Risma sejak lama disebut sebagai salah satu kepala daerah jempolan. Pilgub Jatim 2018 adalah momen pembuktian bahwa Risma layak untuk pimpin Jatim," sambung Adi.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya memang belum memutuskan calon yang rencananya akan diusung partai berlambang banteng moncong putih di Pilgub Jatim, termasuk kemungkinan mencalonkan Risma. "Jadi tunggu tanggal mainnya," katanya.

Hasto sudah bertanya langsung ke Risma. Dia mengaku masih mempunyai tanggung jawab untuk menyelesaikan persoalan Surabaya. Ia ingin jadikan Kota Pahlawan bukan sekadar Ibu Kota Jatim, tapi menjadi kota yang sarat nilai-nilai perjuangan bangsa, membumikan Pancasila.

“Itu sikap Ibu Risma, tapi keputusan terakhir ada di tangan Ibu Mega. Beliau akan mengambil keputusan terbaik, karena dari rahim kepemimpinan Ibu Mega lahir banyak pemimpin seperti Pak Anas, Pak Kanang, Pak Kusnadi, Pak Ganjar dan Pak Jokowi sebagai presiden,” ungkapnya.(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini