Banyak Artis Nyaleg, Pemuda Muhammadiyah: Lihat Integritas, Rekam Jejak dan Kompetensi!

Achmad Fardiansyah , Okezone · Sabtu 09 September 2017 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 09 337 1772413 banyak-artis-nyaleg-pemuda-muhammadiyah-lihat-integritas-rekam-jejak-dan-kompetensi-94XrhLwaRk.jpg Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Okezone)

JAKARTA - Membeludaknya artis yang mendaftarkan diri menjadi calon wakil rakyat atau pejabat publik menjadi perhatian khusus masyarakat.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, dalam pencalonan menjadi wakil rakyat merupakan hak politik seluruh rakyat. Namun, untuk menjadi wakil rakyat harus memenuhi kriteria yang sudah ditentukan.

"Menjadi calon wakil rakyat adalah hak politik namun harus didasari dengan beberapa hal seperti integritas, rekam jejak dan kompetensi," katanya kepada Okezone, Sabtu (9/9/2017).

Menurut Dahnil,  ketiga dasar itu sangatlah penting. Hal tersebut untuk memastikan bahwa artis yang nyaleg benar-benar mampu melayani masyarakat dengan sepenuh hati jika terpilih nanti.

"Integrias, rekam jejaknya. Dia terbiasa tidak bekerja untuk publik memiliki komitmen yang tinggi, lalu kompetensi atau punya kemampuan atau tidak menjadi seorang pejabat publik, ini sangat penting sekali," ujarnya.

Oleh sebab itu, masyarakat yang memiliki hak suara harus benar-benar diberikan edukasi bagaimana caranya memilih wakil rakyat yang tepat.

Baca juga: Artis Nyaleg, DPR: Harus Perhatikan Faktor Kompetensinya

"Tentunya yang harus diedukasi. Tentu publiknya voter pemilihnya, jadi tentu kalau kami akan mendorong pendidikan buat masyarakat untuk indikator untuk memilih wakil rakyat pejabat publik. Integritas, rekam jejak, kompetensi, jadi pemilih menggunakan indikator kualiltatif bukan kuantitaif maksudnya yang ini harus diingat," tuturnya. 

Pihaknya meminta agar partai politik yang mengusung seorang artis untuk dijadikan calon pejabat publik tidak hanya sekadar untuk mendokrak elaktabilitas partai. "Dalam pengaderan parpol harus memiliki mekanisme yang sangat sehat, sehingga dapat melahirkan kader-kader yang unggul dan dapat memberikan pelayanan terhadap masyarakat," ucapnya.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini