Share

Dirdik KPK Tegaskan Tak Ada Campur Tangan Manapun Soal Dilaporkannya Novel Baswedan

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 08 September 2017 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 08 337 1772239 dirdik-kpk-tegaskan-tak-ada-campur-tangan-manapun-soal-dilaporkannya-novel-baswedan-LmXq3zZpXP.jpg Ilustrasi Novel Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Penyidikan (Dirdik) Komisi Pemberantasan Korupsi Brigjen Aris Budiman memastikan akan menyelesaikan 'perseteruannya' dengan Novel Baswedan di jalur hukum.

Aris sendiri melaporkan Novel ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui e-mail. Kasus itu sendiri sudah dinaikkan menjadi penyidikan.

"Ya saya memilih jalur itu. Saya sudah tahu. Saya harus selesaikan. Saya yang tahu potensi orang seperti apa," kata Aris saat diwawancarai Okezone, Kamis 7 September 2017 malam.

Dalam kesempatan itu, Mantan Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri itu menegaskan bahwa perdebatannya dengan Novel Baswedan adalah murni personal atau perorangan. Dia menekankan tidak ada campur tangan dari salah satu institusi manapun.

"Ini kan personal. Kalau menurut saya, semuanya serahkan ke negara mengenai aturan hukumnya, karena disini hak kehormatan saya dilanggar sebagai Warga Negara Indoensia (WNI). Tentunya harus ditindaklanjuti dengan proses penegakkan hukum," papar Aris.

Dalam hal ini, Aris tak menampik internal KPK sempat mengupayakan proses mediasi, sebelum menempuh jalur hukum. Dalam proses itu, dihadiri oleh seluruh penyidik di suatu ruangan.

Tetapi kenyataannya, mediasi itu buntu lantaran ada pihak yang menolak hasil proses pemeriksaan internal. Bahkan, ada yang menuding Aris dan penyidik yang berasal dari kepolisian sebagai penyusup dan pembocor dokumen KPK.

"Bagaimana mau di mediasi, mereka menyudutkan, ada penyusup, tukang pembocor. Nah sementara di luar seperti apa," jelas Aris.

Bahkan, Aris mengungkapkan agar tak kembali menimbulkan kegaduhan di publik. Pegawai KPK harus memiliki sikap profesional dalam bekerja.

Aris menyebut, sebagai seorang penyidik, Novel seharusnya menyelesaikan tugasnya sebagai penyidik. Demikian juga dengan Aris yang menjalankan tugasnya sebagai Direktur Penyidikan.

"Harusnya kita bersikap profesional, status saya apa. Kalau saya Direktur, ya saya 'men-direct', saya yang mengerjakan itu. Kalau penyidik, KUHAP menyatakan orang, yang mencari bukti dan sebagainya. Mencari bukti, bukan menjadi pekerjaan saya, kan seperti itu. Carilah bukti, boleh memberikan saran kepada saya, tentunya," katanya," beber Aris.

Sementara itu, dalam 'perseteruan' ini, Ketua KPK Agus Rahardjo meyakinkan akan menyelesaikan perseteruan antara Aris Budiman dan Novel Baswedan‎ secara internal. Keduanya, kata Agus.

Akan dilakukan pemeriksaan internal oleh Direktorat Pengawasan Internal (PI) secara tuntas.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini