nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Habib Novel: Harus Ada Jaminan Kejadian di Rohingya tidak Terulang Lagi

Fahmy Fotaleno, Jurnalis · Jum'at 08 September 2017 18:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 07 337 1771411 habib-novel-harus-ada-jaminan-kejadian-di-rohingya-tidak-terulang-lagi-FKryveAnH8.jpg Habib Novel (Foto: Okezone)

JAKARTA-Dalam usaha membantu mengatasi krisis Rohingya, pemerintah melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah bertemu State Counsellor atau Penasihat Negara Myanmar, Daw Aung San Suu Kyi di Naypyidaw, Myanmar, beberpa hari lalu.

Pertemuan tersebut menjadi sorotan dunia diamana beberapa media asing turut memberitakan keberangkatan Retno ke Myanmar untuk berunding dengan sejumlah tokoh penting.

Selain bertemu Aung San Suu Kyi, Menteri Retno juga bertemu Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar Jenderal Senior U Min Aung Hlaing.

Menanggapi langkah-langkah yang sudah dilakukan pemerintah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Front Pembela Islam (FPI), Habib Novel Bamukmin meminta apa yang sudah dilakukan pemerintah harus ada jaminan dalam bentuk pernyataan resmi Pemerintah Myanmar agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

"Harus ada hasil nyata. Harus ada jaminan berupa MoU ke depan agar ini tidak terulang lagi," kata Habib Novel melalui sambungan telepon dalam acara Redbons Discussions, Jumat, (8/9/2017).

Ia menegaskan bahwa FPI konsisten sejak 2010 menyuarakan dan mendesak pemerintah agar bisa mecari solusi konflik kemanusiaan tersebut tidak terulang lagi. Namun pada kenyataanya kejadian tersebut terulang lagi hingga saat ini.

"FPI konsisten dari 2010 kita minta agar ini segera diakhiri tapi kemudian bergejolak lagi. Pemerintah harus aktif membantu umat muslim Rohingya agar bisa hidup layak," ungkapnya.(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini