Jokowi Terbitkan Perpres Pendidikan Karakter, DPR Minta Kementerian Tak Salah Menafsirkan

Bayu Septianto, Okezone · Kamis 07 September 2017 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 07 337 1771377 jokowi-terbitkan-perpres-pendidikan-karakter-dpr-minta-kementerian-tak-salah-menafsirkan-zEx5vfAEvZ.jpg Anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati (Bayu/Okezone)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menerbitkan Perpres tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati berharap, kementerian-kementerian selaku penanggungjawab pelaksana regulasi itu tidak salah mentafsirkan Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tersebut.

Menurutnya jika pejabat di pemerintahan salah menafsirkan peraturan tersebut, maka akan berakibat menimbulkan keresahan di masyarakat. "Jangan sampai kemudian Kementerian salah mempersepsikan sehingga keluar lagi permen (peraturan menteri) yang menimbulkan keresahan lagi, itu yang tidak kami harapkan," ujar Reni di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2017).

(Baca juga: DPR: Terbitkan Perpres 87, Presiden Jokowi Mendengar Kegundahan Masyarakat)

Reni mengungkapkan terkait penguatan pendidikan karakter bukanlah hanya persoalan durasi jam belajar di sekolah, melainkan bagaimana pendidikan karakter untuk anak juga harus ditanamkan di rumah. "Sekolah itu kan bagian terkecil, fungsi anak itu sebetulnya ada di rumah," kata Reni.

(Baca juga: Perpres Pendidikan Karakter Diterbitkan, Ini Gambaran Isinya)

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengingatkan peran keluarga yang paling penting dalam menanamkan pendidikan karakter pada anak.

"Jangan sampai sekolah lima hari dengan lamanya pendidikan sekolah, justru malah mengurangi aspek yang paling penting keluarga dalam pendidikan karakter. Padahal postur penanaman karakter itu adanya di rumah. Kebebasan anak berekspresi kan adanya di rumah. Keutuhan anak adanya di rumah bukan di sekolah," pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini