Soal Perpres Penguatan Pendidikan Karakter, DPR Harap Tak Ada Lagi Salah Paham

Bayu Septianto, Okezone · Kamis 07 September 2017 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 07 337 1771050 soal-perpres-penguatan-pendidikan-karakter-dpr-harap-tak-ada-lagi-salah-paham-ZJSOLjf4Kc.jpg Abdul Fikri Faqih (Antaranews)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih berharap Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) telah dikomunikasikan dengan baik oleh semua elemen pemangku kepentingan pendidikan.

Sehingga tidak ada lagi salah paham di masyarakat, terutama terkait wacana pendidikan karakter melalui program lima hari sekolah atau full day school yang ramai dibicarakan.

"Semoga tidak ada lagi miskomunikasi atau salah paham yang tidak perlu dengan mereka yang membuahkan demo lanjutan karena memang belum bisa diterima,” kata Abdul Fikri kepada wartawan, Kamis (7/9/2017).

(Baca Juga: Ingin Tahu Perpres Pendidikan Penguatan Karakter? Begini Isinya...)

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut sinergitas Perpres penting. Tujuannya, untuk menghindari adanya pihak yang merasa ditinggalkan, bahkan tersingkirkan.

Ia meyakini dengan memperhatikan dan mengakomodasi masukan pihak yang tidak setuju dengan kebijakan lima hari sekolah (LHS), maka dengan adanya Perpres ini kebijakan tersebut lebih bijaksana, lentur, dan tidak memaksa.

(Baca Juga: DPR: Perpres Penguatan Pendidikan Karakter Integrasikan Madrasah dengan Pendidikan Formal)

"Memang Perpres ini lebih bijaksana, lentur, dan tidak memaksa. Baik dari persyaratan SDM maupun sarana dan prasarana yang harus dipenuhi untuk program penguatan pendidikan karakter ini," jelas Abdul Fikri.

Fikri berharap penerbitan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah dapat menjadi pelajaran bagi pemerintah, terutama dalam melihat kesiapan pelaksanaan di daerah sebelum menerbitkan sebuah regulasi.

"Jangan lagi ada kegaduhan lantaran pemerintah terus bikin pergerakan tanpa melihat kesiapan pelaksanaannya sehingga membuat panik di lapangan," ujarnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini