"Artis yang Resmi Terdaftar Menjadi Anggota DPR Sebaiknya Tinggalkan Profesi Lamanya"

Fadel Prayoga, Okezone · Kamis 07 September 2017 06:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 07 337 1770902 artis-yang-resmi-terdaftar-menjadi-anggota-dpr-sebaiknya-tinggalkan-profesi-lamanya-l2pFdOAK3v.jpg Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid (dok. Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid ikut menyoroti tren artis yang kian banyak berubah haluan menjadi seorang politisi. Meutya mengatakan, apabila nanti seorang artis sudah resmi menjadi anggota parlemen, maka mereka harus meninggalkan profesinya terdahulu sebagai pekerja seni.

Menurut Politikus Partai Golkar itu, seorang artis yang masuk ke dunia politik praktis tak tak harus menjalani dua profesi dalam waktu yang bersamaan. Sebab, mereka harus banyak belajar memahami situasi perpolitikan yang ada di Indonesia. Sehingga nantinya mereka tak mudah dikelabui oleh para politikus yang telah banyak memakan asam garam di dunia politik.

“Menurut saya dia (sebaiknya -red) meninggalkan profesinya sebagai artis. Apalagi buat kita yang baru, yang enggak punya background politik, banyak sekali yang harus dipelajari sehingga kalau sambil mengerjakan yang lain tidak fokus atau terbagi dan tertinggal dengan orang-orang yang punya pengalaman politik yang lebih panjang,” ujarnya kepada Okezone, Kamis (7/9/2017).

Meski demikian, dirinya tak melarang kepada mereka yang tetap ingin menyalurkan hobinya terdahulu sebagai seniman, seperti menyanyi dan berakting. Namun, ia menegaskan hal itu sudah tak boleh digeluti lagi menjadi sebuah mata pencaharian kala ia resmi menjadi anggota legislatif.

“Tapi tentu kalau dia ingin menyalurkan kebiasaan atau hobinya menyanyi silakan. Tapi tidak menjadi profesi utama, sehingga dia bisa fokus kerjanya di politik atau DPR kalau sudah terpilih,” imbuhnya.

Saat itu, lanjut dia, ketika dirinya memutuskan untuk 'nyemplung' ke dunia politik, maka ia membuat keputusan untuk meninggalkan semua profesinya terdahulu, seperti menjadi wartawan, moderator suatu acara talkshow. Sebab, keputusan dia masuk ke politik merupakan murni dorongan hati untuk memperjuangkan konstituennya yang telah memilihnya sehingga ia bisa duduk di kursi DPR.

“Saya sendiri kan ninggalin total media ataupun dunia moderator dan MC. Itu betul-betul saya tinggalin semua,” pungkasnya.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini