Presiden Jokowi: Perpres Penguatan Pendidikan Karakter Sudah Diteken, Senanglah Menatap Masa Depan!

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 06 September 2017 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 06 337 1770456 presiden-jokowi-perpres-penguatan-pendidikan-karakter-sudah-diteken-senanglah-menatap-masa-depan-3MfkzQE1fZ.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meneken Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Usai menerbitkan Perpres tersebut, Kepala Negara meminta publik tidak lagi mempersoalkan sistem pendidikan Indonesia .

"Yang penting Perpres itu sudah saya tandatangani. Jangan mempertentangkan hal yang sudah. Senanglah menatap ke depan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Perpres tentang PPK ini memang sempat menimbulkan polemik. Adapun yang dipersoalkan sejumlah pihak terkait delapan jam belajar dalam lima hari‎ sekolah atau full day school (FDS).

Pemerintah pun langsung memutuskan melakukan penguatan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang PPK. Aturan tersebut sebelumnya dinilai mampu memperkuat pendidikan karakter anak. Namun, mendapat penolakan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

‎Merespons penolakan Ormas Islam itu, Presiden Jokowi langsung mengumpulkan sejumlah ormas Islam dan para ulama. Pemerintah mengajak mereka untuk membahas Perpres tentang PPK.‎ Hingga akhirnya Presiden Jokowi resmi menekan Perpres Nomor 87 tentang PPK dan mengumumkannya ke publik pada hari ini.

"Semuanya memberikan masukan sehingga Perpres ini betul-betul sebuah Perpres yang komprehensif dan akan ditindaklanjuti dengan membuat petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis, sehingga penerapan dan implementasi di lapangan betul-betul segera bisa kita laksanakan," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini