nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Koruptor Tak Makan Uang Rakyat, 1.000 Musilm Rohingya Dibantai, dan Messi "Tendang" Ozil

Fetra Hariandja, Jurnalis · Selasa 05 September 2017 06:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 04 337 1769147 koruptor-tak-makan-uang-rakyat-1-000-musilm-rohingya-dibantai-dan-messi-tendang-ozil-XE2wBXX2Fr.jpg Muslim Rohingya/Foto: Dokumen ACT

Bagi Anda yang terlewatkan menyimak berita hot Okezone, Senin (4/9/2017) kemarin, tidak usah khawatir. Berikut berita terpopuler.

1. Sudah Terbukti Korupsi, Patrialis Akbar Klaim Tak Makan Uang Rakyat

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar mengklaim dirinya tidak memakan uang rakyat. Padahal, dirinya sudah divonis 8 tahun penjara dengan denda Rp300 juta dan subsider tiga bulan kurungan penjara oleh Majelis Hakim Tipikor.

Dalam vonis tersebut, Patrialis mengatakan tidak mau berikan penilaian pada putusan Hakim. Menurutnya, hal itu adalah otoritas hakim dalam memutuskan satu perkara.

Baca selengkapnya: Klik di sini

2. Ozil Tak Jadi Gabung Barcelona, Lionel Messi Disinyalir Yang Membuat Putusan

Sepanjang bursa transfer musim panas 2017 berlangsung, Barcelona merupakan salah satu klub yang pealing menjadi sorotan. Pasalnya, klub berjuluk Blaugrana itu membuat beberapa kebijakan yang mengejutkan, seperti melepas bintang mereka, Neymar da Silva, ke Paris Saint-Germain (PSG).

Hengkangnya Neymar membuat Barca harus berusaha keras mencari penggantinya. Tak ayal, sejumlah nama pemain top pun dikaitkan. Mulai dari bintang Juventus, Paulo Dybala, gelandang Liverpool, Philippe Coutinho, hingga winger Arsenal, Mesut Ozil.

Baca selengkapnya: Klik di sini

3. Bantah Klaim Militer Myanmar, Aktivis: 1.000 Muslim Rohingya Dibantai, Bukan 400!

Aktivis HAM Rohingya mengungkap bahwa sekitar 1.000 warga Rohingya, terutama warga sipil telah dibantai tentara Myanmar. Sementara itu, pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi semakin tersudut, di mana para pemimpin sejumlah negara menekannya untuk menghentikan kekerasan di negara bagian Rakhine.

Pengungkapan data baru oleh aktivis untuk menyangkal klaim militer yang hanya mengakui bahwa hampir 400 orang tewas dalam konflik terbaru di Rakhine.

Baca selengkapnya: Klik di sini

4. Gantikan Tempat The Doctor, Rossi: Itu Tidak Akan Mudah

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, sadar bahwa banyak pembalap yang ingin menggantikan posisinya saat ini di tim. Apalagi ia kini juga sudah memiliki usia yang tidak muda lagi yakni 38 tahun.

Meski begitu, VR46 enggan menyerah begitu saja untuk kehilangan tempat di Yamaha saat ini. Pasalnya, Rossi sendiri masih memiliki inisiatif untuk terus tampil kompetitif bersama tim yang telah membesarkan namanya itu.

Baca selengkapnya: Klik di sini

5. Tersangka Pembunuh Pegawai BNN Ditangkap

Tim gabungan Polres Kabupaten Bogor, Direktorat Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menangkap tersangka pembunuh pegawai BNN, Indria Kameswari.

Tersangka Abdul Malik adalah suami almarhumah Indria, kata Sulistriandriatmoko.

Baca selengkapnya: Klik di sini

6. Sri Mulyani Pastikan Utang Rp3.779,98 Triliun Dimanfaatkan untuk Hal Produktif

Menteri Keuangan Sri Mulyani jelaskan penggunaan utang Indonesia yang sampai Juni 2017 mencapai Rp3.779,98 triliun pada wakil rakyat. Dia pun menjabarkan sejumlah poin-poin di mana utang negara diarahkan untuk produktivitas perekonomian Indonesia.

Sebagai gambaran kenaikan jumlah utang, bisa di lihat dari pembangunan infrastruktur yang saat ini naik dua kali lipat dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Pendidikan alokasi anggaran naik Rp200 triliun, sisi kesehatan meningkat anggarannya 181%, perlindungan sosial naik hampir sembilan kali lipat dari yang sebelumnya Rp35 triliun menjadi Rp300 triliun.

Baca selengkapnya: Klik di sini

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini