Soal Rohingya, Ketum PBNU Minta Pemerintah Bicara Hati ke Hati dengan Otoritas Myanmar

Reni Lestari, Okezone · Sabtu 02 September 2017 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 02 337 1767948 soal-rohingya-ketum-pbnu-minta-pemerintah-bicara-hati-ke-hati-dengan-otoritas-myanmar-GNugPnZepJ.jpg Ketua Umum PBNU Said Aqil (foto: Reni/ Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj meminta Pemerintah Indonesia agar tidak hanya menempuh jalan formal dalam menyikapi kejahatan kemanusiaan terhadap etnis muslim Rohingnya di Distrik Rakhine, Myanmar. Said mengatakan, Pemerintah Indonesia bisa menempuh cara informal dan bicara dari ke hati.

"Bisa saja dong pemerintah bertemu dengan pemerintah sana, informal, dari hati ke hati," kata Said di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (2/9/2017).

Selain itu, Said juga mengimbau kepada Umat Muslim di Indonesia agar tak terprovokasi oleh kekerasan di Myanmar. Ia menjelaskan, pelaku kejahatan kemanusiaan tersebut memang suatu kelompok agama. Namun, ajaran agama manapun tidak mengizinkan adanya pembantaian kepada umat lain.

"Memang kejahatan di Myanmar dilakukan oleh orang-orang Budha, tapi bukan berarti perintah agama. (Pembantaian terhadap etnis Rohingya) jelas bertentangan dengan agama mereka sendiri, yang harus maksa, bersatu dengan Tuhan, ajaran Budha sangat tinggi sebenarnya tidak boleh biadab seperti itu," kata dia.

Said pun mengimbau agar sentimen agama tidak dilibatkan dalam peristiwa ini.

"Jadi agama enggak usah ikut campur, ini adalah kemanusiaan bukan agama. Bukan perintah agama umat Budha melakukan pembunuhan, pembantaian," tukas Said.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi telah berkoordinasi dengan Sekjen PBB Kofi Anaan dan pemerintah Myanmar dalam rangka menghentikan peristiwa ini. Sebanyak 400 orang etnis Rohingnya dilaporkan tewas dalam sepekan terakhir, sementara sekitar 38 ribu lainnya mengungsi ke Bangladesh akibat kekerasan yang dilakukan militer Myanmar.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini