Share

Kumpulkan Penggiat Medsos di Istana, Jokowi Ingatkan Jangan Sebar Fitnah

ant, · Kamis 24 Agustus 2017 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 24 337 1762432 kumpulkan-penggiat-medsos-di-istana-jokowi-ingatkan-jangan-sebar-fitnah-8DeQV4WggC.jpg Presiden Joko Widodo. (dok.Okezone)

JAKARTA – Puluhan penggiat media sosial (medsos) bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi)) di Istana Negara, Kamis (24/8/2017). Pertemuan tersebut dilakukan secara tertutup.

Salah satu yang hadir, Chico Hakim, mengatakan pihaknya mendukung penyebaran pesan damai yang dilakukan Jokowi.

"Kami yang hadir di sini bukan orang bayaran, kita ini betul-betul netizen yang mencintai negeri ini. Kami tidak asing mencintai seorang Jokowi tapi lebih mencintai negeri ini, Indonesia. Beliau sudah melakukan tugasnya dengan baik sebagai Presiden, kami mendukung," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan.

Selain dengan Chico, hari ini Jokowi bertemu dengan sejumlah pegiat medsos yang di antaranya adalah Chico Hakim, Nita Kartikasari, Agung Hapsah, Chandra Liow, Tiara Pangestika, hingga Arief Muhammad yang akrab dipanggil "Poconggg". Akun instagram, twitter hingga Youtube mereka punya ribuan pengikut.

Menurut Chico, dalam pertemuan yang berlangsung hampir tiga jam itu, para pegiat medsos diajak makan siang oleh Presiden Jokowi. "Makanannya enak, ada kepala ikan, cumi telur, sop buntut, burung punai," tambah Chico.

Chico mengaku bahwa Presiden memberikan pesan khusus agar mereka dapat bersama-sama untuk membangun negeri ini.

"Menjauhkan segala fitnah, adu domba, kalau saya terdengar suka berantem di Twitter ya insya Allah ke depan lebih 'tune down' tweet-nya. Intinya mengkampanyekan hal-hal positif untuk bangsa ini. Beliau juga berpesan ada trias politica dalam negara demokrasi dimana dia tidak bisa ikut campur," ungkap Chico.

Pertemuan itu menurut Chico akan dijadwalkan kembali minimal dua bulan sekali. "Dan yang harus diingat, netizen yang ada dipertemuan ini adalah orang-orang yang sebagian besar belum pernah bertemu Presiden. Nah jadi ini adalah murni gerakan membangun negeri, bukan sekedar mendukung seseorang, atau bicara soal pemilu. Kita hanya diperlihatkan secara nyata apa yang dikerjakan oleh Presiden Republik Indonesia," tambah Chico.

Selain mendengar masukan dari Presiden Joko Widodo, para pegiat medsos juga memberikan masukan agar Presiden jangan sampai melupakan pembangunan lingkungan.

"Jangan sampai melupakan pelestarian lingkungan. Jadi keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan harus tetap dijaga. Saya mendengar apa kata Pak Jokowi, selama dia menjabat tidak satu meter pun pernah kasih konsesi lagi untuk lahan kelapa sawit. Itu patut kita kasih penghargaan," ungkap Chico.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini