Diperiksa KPK, Eks Ketua DPRD Malang Dicecar soal APBD Perubahan

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 22 Agustus 2017 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 22 337 1760979 diperiksa-kpk-eks-ketua-dprd-malang-dicecar-soal-apbd-perubahan-bJgyQnMue9.jpg Eks Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono (kanan) (Foto: Ant)

JAKARTA - Eks Ketua DPRD Kota Malang Mochamad Arief Wicaksono rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap proses pembahasan APBD perubahan Kota Malang tahun 2015.

Arief yang sudah berstatus tersangka, kali ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pengawasan Pembangunan Kota Malang Jarot Edy Sulistiyono (JES).

"(Ditanyai penyidik soal) perubahan APBD saja," katanya usai diperiksa KPK di Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu terjerat dua kasus dugaan suap. Pertama, soal perubahan APBD tahun 2015, Arief diduga menerima Rp700 juta. Kasus kedua, ia diduga menerima Rp250 juta terkait pembangunan jembatan Kedung Kandang.

Ia mengklaim, pembangunan jembatan Kedung Kandang sudah sesuai mekanisme yang berlaku dan hasil kesepakatan bersama pihak eksekutif.

"Ini hasil reses teman-teman. Habis itu kita anggarkan akhirnya nota kesepakatan berdua sama eksekutif, sehingga sudah enggak dianggarkan akhirnya enggak dilakukan, dibatalkan. Iya kesepakatan bersama," katanya.

Sekadar informasi, dalam kasus tersebut KPK sudah menetapkan Mochamad Arief Wicaksono, Jarot Edy Sulistiyono dan Komisaris PT ENK Hendarwan Maruszaman sebagai tersangka. ‎

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini