nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Wasekjen PKB: Itu Sepenuhnya Hak Presiden

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 11 Agustus 2017 08:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 11 337 1753853 isu-reshuffle-kembali-mencuat-wasekjen-pkb-itu-sepenuhnya-hak-presiden-qEF5UOhTGA.jpg Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA – Isu reshuffle Kabinet Kerja kembali mencuat belakangan ini. Berdasarkan isu yang beredar, bakal ada perombakan di beberapa pos.

Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan mengatakan, partainya menyerahkan sepenuhnya reshuffle itu kepada Presiden Jokowi. Menurutnya, reshuffle merupakan hak prerogatif presiden.

“Itu sepenuhnya hak presiden,” ucapnya kepada Okezone, Jumat (11/8/2017).

 Ia menegaskan, PKB sama sekali tak khawatir dengan isu reshuffle yang kembali merebak. “Tidak (khawatir),” katanya.

Sekadar diketahui, selama pemerintahan Presiden Joko Widodo, telah tiga kali terjadi kocok ulang kabinet. Reshuffle pertama terjadi pada 12 Agustus 2015. Saat itu, sebanyak lima menteri dan sekretaris kabinet di-reshuffle.

Setahun berselang tepatnya 27 Juli 2016, kocok ulang terjadi di Kabinet Kerja. Saat itu, terjadi perombakan besar-besaran. Terdapat 11 posisi menteri yang di-reshuffle serta satu kepala lembaga.

Terakhir, reshuffle Kabinet Kerja jilid 3 terjadi pada 15 Agustus 2016. Saat itu, Menteri ESDM Archandra Tahar diberhentikan dan digantikan sementara oleh Luhut Panjaitan. Kemudian Ignasius Jonan mengisi Menteri ESDM dengan wakil Archandra Tahar.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini